Pemilu 2024

Pengamat Bicara Peluang Cak Imin, Erick Thohir, dan Budiman Sudjatmiko jadi Cawapres Prabowo

Sejumlah nama diisukan akan menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pemilu 2024.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
(Dokumentasi/Sekretariat Presiden)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir menjajal kendaraan taktis Maung saat mengunjungi pabrik PT Pindad di Malang, Senin (24/7/2023). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Siapa yang akan menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto sampai saat ini masih menjadi teka-teki.

Sejumlah nama diisukan akan menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pemilu 2024.

Kendati demikian, Ketua Umum Gerindra itu belum memutuskan siapa yang akan dia pilih..

Baca juga: Dua Bacapres Anies dan Ganjar Sudah Bertemu Habib Novel di Solo, Prabowo Belum

Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai ada 3 nama yang potensial menjadi pendamping Prabowo, mulai dari Muhaimin Iskandar hingga Budiman Sudjatmiko.

"Cak Imin karena dia PKB nya sudah koalisi dengan Gerindra. Kalau enggak dipilih jadi Cawapresnya kan bisa lari dia, dan Prabowo kan tidak cukup 20 persen."

"Cak Imin punya potensi. Yang kedua Erick Thohir, cuma agak susah dari partainya. Maka kalau Erick Thohir maju pastikan PKB nya tetap di Gerindra. Saya sih melihat kans di 2 orang itu," katanya kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).

Baca juga: Elite PSI Main Mata dengan Prabowo, Kader Ramai-ramai Mundur, Suara Diprediksi Terbelah di Pilpres

Soal siapa cawapres Prabowo, Ujang menyebut ketiga nama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

"Plusnya Cak Imin ya dia Ketum PKB, basis massa NU, massa di Jawa Timur jumlah pemilih terbanyak kedua di Indonesia."

"Minusnya isu-isu permasalahan di masa lalu. Erick Thohir dia punya kekuatan finansial, dia juga dari menteri dan didukung PBNU jadu Cawapres, kekurangannya ya sama akan diserang soal menggunakan BUMN sebagai kampanye terselubung," ucapnya.

Baca juga: Buka Opsi Jadi Cawapres, Yenny Wahid Ngaku Dekat dengan Semua Capres : Anies, Ganjar, dan Prabowo

Cak Imin sebagai rekan Koalisi Gerindra punya satu-satunya pemegang 'golden ticket' cawapres Prabowo.

Gerindra pun menyerahkan kepada Cak Imin, apakah tiket tersebut akan digunakan untuk diri sendiri atau menyerahkannya kepada pihak lain.

Sementara itu, nama ketiga yang belakangan muncul adalah Budiman Sudjatmiko.

Nama Budiman muncul setelah menemui Prabowo di kediaman Kartanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (18/7).

"Budiman, dia kelebihannya adalah aktivis. Kekurangannya dia kan di PDIP takutnya PDIP enggak mendukung," ucap Ujang.

Sementara itu, pengamat politik Hariqo Wibowo menilai pasangan Prabowo dan Budiman sebagai duet pemersatu bangsa.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved