Viral

Diduga Dibunuh Teman Sendiri, Pria Asal Bengkulu Selatan Alami 7 Luka Tusuk

Pria bernama Debi Trio Putra (22) yang tewas diduga dibunuh teman sendiri ini mengalami 7 luka tusuk di sekujur tubuh.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Mardon Widiyanto
Ahmah Sendy Kurniawan/TribunBengkulu.Com
Tampak TKP kejadian Ramai Didatangi Warga, pada Minggu (13/8/2023). Pemuda di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh Teman Sendiri, Alami 7 Luka Tusuk 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang warga jalan JP. Awalludin, Kecamatan Pasa Manna Bengkulu Selatan tewas setelah terjadi perkelahian dengan temannya sendiri didi Gang Hamid RT 06 Kelurahan Ketapang Besar Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan, pada Minggu (13/8/2023) sekira pukul 19.34 WIB.

Pria bernama Debi Trio Putra (22) tewas yang diduga dibunuh teman sendiri ini mengalami 7 luka tusuk di sekujur tubuh.

Baca juga: Nasib Guru Diketapel Wali Murid di Bengkulu, Kini Malah Balik Dilaporkan, Terancam Jadi Tersangka

Kepala Kamar Jenazah Yitnan Lusiadi mengatakan,  setelah melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah (HD) Manna terhadap korban.

"Dari hasil visum ada 7 luka tusuk, 2 dibagian dada, 1 di samping dada kiri, 3 di tangan kiri dan 1 di tangan kanan," ungkap Yitnan.

Menurutnya, luka yang menyebabkan korban meninggal akibat benda tajam.

"Kalau hasil pemeriksaan semua luka akibat benda tajam," pungkas Yitnan.

Ia menambahkan, usai luka selesai dijahit oleh petugas, jenazah korban langsung dibawa pulang kerumah duka.

Baca juga: Pilu Guru Penjas di Bengkulu, Bola Mata Terpaksa Diangkat karena Hancur Diketapel Wali Murid

Kronologi tersebut dapat terjadi diduga akibat dendam.

Terduga pelaku yang merupakan teman dari korban sendiri berinisial BE diduga warga Kelurahan Gunung Mesir,  Kecamatan Pasar Manna, Bengkulu Selatan.

Pi'aria (45) penghuni kontrakan mengatakan, awal mula kejadian saat korban datang dengan tujuan untuk mengembalikan pancing.

Namun, setelah datang dan mengetahui pelaku ada di dalam kamar dengan posisi terkunci, korban berusaha agar membuka pintu kosan Pi'aria.

Kemudian, BE membuka pintu dan langsung mencekik korban sehingga terjadi perkelahian.

Melihat keduanya berkelahi, dirinya langsung keluar meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. 

"Memang korban dengan pelaku ini ada permasalahan. Karena setiap ketemu selalu akan terjadi perkelahian. Nah, mungkin baru ini baru terjadi," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dirinya tidak mengetahui korban atau pelaku membawa senjata tajam saat kejadian dan korban sudah berlumuran darah.

"Tidak tahu siapa yang membawah sajam tadi. Saya tahu darah sudah menetes dilantai. Kemudian saya berlari kelaur dengan berteriak mencari pertolongan,"akuinya.

Setelah kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri dengan cara berlari, sedangkan kendaraan milik pelaku ditinggal di tempat kejadian.

Sementara itu, kakak korban Yogi mengaku, terkejut setelah mendapatkan telepon yang mengabarkan bahwa adiknya meninggal dibunuh di sebuah kontrakan.

"Tidak tahu saya dia (korban,red) dari mana. Kami hanya tahu setalah ada orang memberikan kabar bahwa adik saya ditusuk orang disebuah kontrakan," ungkap Yogi, Minggu (13/8/2023).

Baca juga: Viral Bupati Bengkulu Utara Ditarik Paksa Paspampres saat Presiden Kunjungan, Ini Penjelasan Istana

Yogi mengatakan, dirinya mengetahui tempat kejadian tersebut merupakan lokasi korban sering bermain.

Namun, untuk hubungan korban, pelaku dan penghuni kontrakan juga tidak diketahui pihak keluarga secara jelas.

"Yang kami tahu memang kontrakan ini tempat korban bermain. Masalah hubungan korban dengan penghuni serta pelaku juga tidak tahu," jelas Kakak Korban.

Yogi menambahkan, saat datang di TKP dirinya melihat kondisi korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Bahkan sebagian keluarga juga tidak diperbolehkan masuk, karena pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP.

(*)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved