Pencabulan Santriwati di Karanganyar
Aksi BN Cabuli 6 Santriwati di Karanganyar : Ada Yang Dilakukan Selama 1,5 Tahun
BN, tersangka kasus pencabulan santriwati di Kabupaten Karanganyar, rupanya telah melakukan aksi bejatnya cukup lama.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - BN, tersangka kasus pencabulan santriwati di Kabupaten Karanganyar, rupanya telah melakukan aksi bejatnya cukup lama.
Ketua Divisi Pelaporan dan Pendampingan P2TP2A Karanganyar, Anastasia Sri Sudaryatni mengatakan aksi bejat BN dilakukan dengan rentang waktu yang beragam.
Ada salah seorang korban yang mendapat perlakuan amoral dari BN selama 1,5 tahun.
"Korban banyak sudah gak inget karena berbeda-beda, waktu dan perlakuaannya," ucap Anas, Jum'at (8/9/2023).
Perlakukan amoral yang dilakukan BN terhadap korban, diantaranya, ciuman hingga melakukan persetubuhan.
Baca juga: Ogah Kasus Pencabulan Santriwati di Karanganyar Terulang, KPAI:Tingkatkan Anggaran Perlindungan Anak
Baca juga: Hasil Visum Santriwati di Karanganyar yang Dicabuli Keluar, Pelaku Terbukti Lakukan Hubungan Badan
BN menggunakan bahasa halus seperti guru ke murid saat hendak melakukan aksi amoral.
Selain itu, dia juga memanfaatkan posisi tingginya di pondok pesantren.
Itu yang kemudian membuat korban tidak bisa mengelak dan takut melaporkan korban.
Adapun jumlah korban dari BN yang saat ini diketahui berjumlah 6 orang.
"Kami sangat prihatin dan koordinasi dengan psikolog anak dan secepatnya kita lakukan pemulihan psikis anak," ucap dia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pencabulan-siswa-madrasah-wonogiri.jpg)