Berita Sragen

Lupa Matikan Api Tungku, Dua Rumah Milik Sunar dan Samin di Sragen Hangus Terbakar

Kebakaran di Sragen diduga disebabkan tungku lupa di matikan. Ini menyebabkan dua rumah mengalami kebakaran.

Istimewa/Humas Polres Sragen
Anggota Polres Sragen melakukan olah tkp di lokasi kebakaran dua rumah di Dukuh Melikan, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Rabu (13/9/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Dua rumah di Dukuh Melikan, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen terbakar pada Rabu (13/9/2023) pagi.

Penyebab kebakaran tersebut diduga dari tungku api yang belum dimatikan.

Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam mengatakan, kejadian tersebut terjadi pukul 09.30 WIB.

"Dua rumah yang terbakar yaitu milik Sunar (34) dan Samin (54) warga Dukuh Melikan, Desa Gebang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen," ucap Jamal, Rabu (13/9/2023).

Jamal mengatakan, kebakaran tersebut terjadi bermula sekitar pukul 05.45 WIB Sunar memasak air di rumahnya menggunakan tungku/pawon dengan bahan bakar kayu.

Selanjutnya sekitar pukul 06.00 WIB, Sunar bersama istrinya bernama Gunarsih berangkat ke ladang mencari rumput untuk pakan ternaknya dan lupa mematikan tungku/ pawon tersebut.

Kemudian sekitar pukul pukul 09.30 WIB, saat Narto Wagimin sedang istirahat di depan rumahnya melihat kobaran api yang muncul dari rumah Sunar tepatnya pada bagian dapur.

"Setelah Narto Wagimin melihat kobaran api tersebut langsung berlari sambil berteriak minta tolong ke warga sekitar untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya serta menyalamatkan hewan ternak milik Sunar," ucap dia.

Baca juga: Kebakaran Lahan Kosong di Tol Solo-Ngawi Karanganyar, Asap Sempat Tutupi Pandangan Pengemudi 

"Selain itu,  api juga merembet ke rumah Samin dan membakar pada bagian atap samping sebelah kiri dan api dapat di padamkan 30 menit," imbuh Jamal.

Ia menjelaskan, kemudian dengan 3 Unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Sragen selanjutnya setelah api padam Petugas Polsek Sukodono melakukan olah TKP dipimpin Kapolsek Sukodono.

Atas kejadian kebakaran tersebut Sunar mengalami kerugian berupa satu buah bangunan rumah ukuran 10 X 12 meter / persegi ludes terbakar berikut perabot didalamnya dengan tafsiran kerugian sebesar Rp 70 juta.

Sementara itu, kerugian dari Samin berupa satu bangunan rumah ukuran 10 X 12 meter / persegi terbakar pada bagian atap samping sebelah kiri dengan kerugian sebesar Rp 15 juta.  

Dia menuturkan, pada saat kejadian kedua rumah korban dalam keadaan kosong di tinggal aktifitas ke ladang.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat kelalaian Sunar  yang lupa mematikan api pada saat memasak air menggunakan tungku/ pawon dengan bahan bakar kayu yang di tinggal ke ladang mencari rumput," ungkap dia.

"Sunar  dan Samir masih dalam satu keluarga yaitu Sunar merupakan anak kandung dari Samir yang mana jarak rumahnya sangat berdekatan yaitu sekitar 1 meter," pungkas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved