Viral

Viral 2 Pemuda Tabrak Mobil Usai 'Freestyle' di Makassar, Polisi Kejar Pelaku

Sebuah video yang memperlihatkan momen seorang pemuda mengendarai motor menabrak mobil warga yang tengah terparkir di bahu jalan, viral di medsos.

(Kompas.com/Darsil Yahya M)
Tangkapan layar detik-detik 2 pemuda di Makassar, Sulsel, menabrak mobil milik warga karena gagal melakukan aksi freestyle. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan momen seorang pemuda mengendarai motor menabrak mobil warga yang tengah terparkir di bahu jalan, viral di media sosial.

Dalam videonya terlihat awalnya mereka melakukan aksi freestyle, tapi gagal sehingga sepeda motor dua pemuda tersebut hilang kendali dan menabrak mobil yang terparkir.

Baca juga: Viral Susanto Lulusan SMA jadi Dokter Gadungan, Praktik Selama 2 Tahun, Digaji Rp7 Juta per Bulan

Usai menabrak dan jatuh tersungkur, kedua pemuda itu langsung kabur dari lokasi kejadian.

Video tersebut satu di antaranya diunggah oleh akun instagram (IG) @makassar_iinfo.

Berdasarkan caption akun @makassar_iinfo, kedua pemuda yang belum diketahui identitasnya itu melakukan aksi freestyle atau gaya bebas di Jalan Onta Lama pada Jumat (8/9/2023) dini hari.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolsek Mamajang Kompol Sulkarnain mengatakan pihaknya saat ini melakukan pengejaran terhadap kedua pemuda tersebut.

Hal ini dikarenakan aksi freestyle mereka sangat membayakan.

"Setelah kejadian kami sudah lakukan pencarian terhadap pelaku freestyle karena sangat berbahaya. Saat ini kami masih cari tahu pelaku," kata Sulkarnain kepada KOMPAS.com via pesan singkat, Kamis (14/9/2023).

Baca juga: Viral Pemilik Motor Lupa Kendaraannya 2 Tahun di Parkiran Stasiun Bogor, KAI Beri Penjelasan

Sulkarnain mengimbau kepada remaja atau pemuda yang kerap melakukan aksi freestyle di jalan raya agar tidak melakukan aksi serupa karena sangat berbahaya.

Untuk meminimalisir aksi freestyle atau balap liar atau hal-hal negatif di wilayah hukumnya.

Sulkarnain mengaku saat ini membuat wadah bagi anak remaja atau pemuda untuk diarahkan memanfaatkan potensinya.

"Kami saat ini membuatkan media kegiatan yakni 'Pajama Barakka' kepada pemuda yang teridentifikasi sering melakukan kegiatan negatif," tandas dia.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved