kumpulan ucapan

Contoh Kalimat Mukadimah Pidato Lengkap Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, Bisa Dipraktikkan

Berikut ini kumpulan ucapan mukadimah pembuka pidato yang menarik lengkap Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.

Tayang:
Tribun Jogja
4 Contoh Kalimat Mukadimah Dalam Bahasa Arab untuk Membuka Pidato atau Ceramah 

TRIBUNSOLO.COM - Pidato merupakan penyampaian pesan atau mengungkapkan pikiran melalui yang disampaikan kepada khlayak.

Pidato memiliki berbagai jenis dan tujuan.

Bagi mereka yang belum terbiasa berpidato, mungkin akan menjadi ketakuan tersendiri dan berakhir gugup saat menghadapi audiens.

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Ulang Tahun Bahasa Jawa, Sopan dan Anti Mainstream Dilengkapi Dengan Artinya

Dengan mempersiapkan topik yang akan dibicarakan saat akan berpidato bisa mengurangi rasa gugup.

Atau dengan memulai kata pembukaan yang menarik dapat membuat audiens terkesan dengan pidato Anda.

Kalimat pembuka atau mukadimah yang baik dapat memberikan kesan yang baik serta menarik perhatian audience saat anda mulai berpidato.

Berikut contoh kalimat mukadimah Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia yang dapat menarik perhatian penonoton .

Kalimat Mukadimah Bahasa Arab

Contoh teks mukadimah 1

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الـمُرْسَلِينَ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ

“Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta'inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘aala asyrofil mursaliin, wa ‘alaa aalihi wa sohbihi ajma'iin. Amma ba’du.”

Baca juga: Kumpulan Doa Hari Senin yang Dapat Diamalkan Agar Lebih Berkah, Bisa Dibaca Sebelum Kerja

Contoh teks mukadimah 2

الحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِاْلهُدَى وَدِيْنِ اْلحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ اْلكَافِرُوْنَ وَلَوْ كَرِهَ اْلمُشْرِكُوْنَ وَلَوْ كَرِهَ اْلمُنَافِقُوْنَ

وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدِ ﷺ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ

“Alhamdulillahiladzi Arsala Rasulahu bil Huda wa Diinil Haqqi li Yudhirahu ‘alad diini kullini wa lau karihal kafiruun wa lau karihal musyrikun wa lau karihalkarihal munafiqun.”

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved