Viral

Sosok Alifurrahman, Penebar Isu Prabowo Tampar dan Cekik Wamentan, Sudah Dibantah Jokowi

Melansir Tribunnews.com, Alifurrahman dikenal sebagai pemilik media online, Seword.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Kolase Tribun Trends/Ist
Sosok Alifurrahman penebar isu ada menteri sekaligus bacapres yang cekik dan tampar Wakil Menteri. 

TRIBUNSOLO.COM - Inilah sosok Alifurrahman penyebar isu Prabowo Subianto yang menampar dan mencekik wakil menteri pertanian Harvick Hasnul Qolbi.

Menilik akun Facebooknya, Alifurrahman memiliki nama lengkap Alifurrahman S Asyari.

Dalam biodatanya, dia menulis berasal dari Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Baca juga: Presiden Jokowi Bantah Isu Prabowo Tampar Wamentan, Ingatkan Tahun Politik Banyak Hoaks Beredar

Selain Facebook, Alifurrahman juga memiliki akun Instagram, @alifurrahman, yang per Senin (18/9/2023), tercatat mempunyai lebih dari 4.800 pengikut.

Melansir Tribunnews.com, Alifurrahman dikenal sebagai pemilik media online, Seword.

Seword diketahui juga memiliki kanal YouTube bernama SewordTV.

Unggahan Alifurrahman soal isu menteri menampar dan mencekik seorang wakil menteri yang ia lontarkan lewat sebuah video YouTube.

Ketum Gerindra, Prabowo Subianto saat memberikan pidato dalam Harlah PMII di Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (23/6/2023).
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto saat memberikan pidato dalam Harlah PMII di Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (23/6/2023). (TribunSolo.com / Andreas Chris)

Alifurrahman melalui kanal tersebut mengunggah video di mana dirinya menanggapi berbagai isu.

Baca juga: Langkah Lanjutan Demokrat Solo Usai Diinstruksi Dukung Prabowo: Tunggu Rapimnas Jakarta 21 September

Salah satunya adalah komentarnya mengenai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal data intelijen partai politik dan konflik di Rempang, Batam, Kepulauan Riau dalam video berjudul Alifurrahman: PERINGATAN JOKOWI, ADA KAITAN RIBUT REMPANG DAN DATA PARTAI.

Pada 2017 silam, Alifurrahman pernah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PP Muhammadiyah karena konten-kontennya di Seword dianggap hoaks.

"Situs tersebut kami nilai sebagai salah satu produsen hoaks selama ini," kata Pimpinan PP Muhammadiyah kala itu, Siswanto, kepada Kompas.com, Selasa (10/10/2017) malam.

"Terbukti dari postingan-postingan opini yang dimuat merupakan tulisan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya."

"Lebih bersifat tendensius, menyebar kebencian dan memancing provokasi bernuansa SARA," lanjut dia.

Namun, kala itu, Alifurrahman menilai seharusnya PP Muhammadiyah melaporkan penulis konten, bukan dirinya.

Ia menganggap laporan PP Muhammadiyah atas dirinya tak memiliki kaitan dengan konten yang dipermasalahkan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved