Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Klaten

Perburuan Liar di Lereng Merapi Klaten : 2 Pemburu Burung Diamankan, Hasil Tangkapan Dilepasliarkan

Dua pemburu diamankan warga Lereng Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. 

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Istimewa
Anakan burung yang diamankan warga dari pemburu di Desa Sidorejo, Kemalang, Klaten. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Dua pemburu diamankan warga Lereng Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten

Penangkapan para pemburu dilakukan pada Senin (25/9/2023).

Itu dilakukan setelah warga sekitar melakukan pemantauan pemburu-pemburu tersebut. 

Seperti yang disampaikan Ketua Kelompok Tani Hutan Ngudi Rukun Desa Sidorejo, Sukiman.

"Kemarin siang diamankan, ada 2 orang (pemburu)," ujar Sukiman kepada TribunSolo.com, Selasa (26/9/2023).

Baca juga: DICARI : Oknum Pelaku Vandalisme di Objek Wisata Indah Klaten, Ditunggu Iktikad Baiknya

Warga Desa Sapuangin sebelumnya sempat memperingatkan dua pemburu yang akhirnya diamankan warga Desa Sidorejo.

"Dilalah (kebetulan) ditangkap di dekat Dusun Petung, Desa Sidorejo," ucapnya.

Lokasi desa tersebut diketahui bersebelahan dengan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), lalu warga menghubungi TNGM Resort Kemalang.

Kepada warga dan petugas, mereka mengakui telah melakukan perburuan.

Didapati, pemburu tersebut sudah mendapat beberapa burung hasil berburu.

Ada lebih dari 10 burung dengan berbagai jenis, mulai dari Prenjak Lancur, Prenjak Gunung, Prenjak Sawah, dan juga terdapat anakan burung Pentet.

Baca juga: Aksi Vandalisme di Objek Wisata Deles Indah Klaten : Plang Jadi Sasaran Corat-coret

Burung-burung hasil buruan tersebut diminta warga agar dilepasliarkan kembali langsung saat itu.

"Mereka juga membuat janji agar tidak mengulangi perbuatan (berburu) lagi di wilayah Kemalang, jika tertangkap lagi siap di kasus hukum kan," jelas dia.

"Untuk saat ini di ampuni," imbuhnya.

Di wilayah lereng Merapi sendiri memang tidak diperbolehkan oleh warga mencari atau menangkap burung, hal tersebut dilakukan supaya rantai makanan siklus di wilayah tersebut stabil dan harapannya tetap stabil.

Hal tersebut juga sejalan dengan TNGM yang melakukan larangan berburu di wilayah hutan lindung Lereng Merapi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved