Kebakaran di Pasar Kliwon Solo
KENDALA Pemadaman Kebakaran di Pasar Kliwon Solo : Jalan Sempit, Mobil Damkar Kesulitan Masuk
Lurah Pasar Kliwon Supatno menuturkan jalan yang sempit dan padatnya penduduk menjadi kendala dalam pemadaman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sekitar 12 rumah ludes terbakar dilalap api kebakaran Gudang Rosok di Joyosudiran, Pasar Kliwon, Selasa (3/10/2023).
Lurah Pasar Kliwon Supatno menuturkan jalan yang sempit dan padatnya penduduk menjadi kendala dalam pemadaman.
"Sekitar 12 rumah terbakar karena kesulitan masuknya ke kampung. Jalannya sempit," jelasnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, api mulai terlihat dari gudang dan dengan cepat melahap pemukiman padat penduduk di sekitarnya.
"Ini pemadaman bekerja berjuang untuk memadamkan api. Ya sekitar jam 5 kurang (api mulai terlihat)," terangnya.
Sebanyak 12 rumah tersebut ada sekitar 20 kepala keluarga yang menghuni.
Baca juga: Jarak Kebakaran di Pasar Kliwon Solo Cuma 50 meter dari Rumah, Lansia Ini Pilih Langsung Mengungsi
Baca juga: PENYEBAB Kebakaran di Pasar Kliwon Solo: Diduga Cuaca Panas & Barang di Gudang Rosok Mudah Terbakar
Beberapa mengungsi di Kelurahan Pasar Kliwon sisanya mengungsi ke rumah saudara.
"Ada 20-an KK. Warga yang kebakaran saya ungsikan ke Pendopo Kelurahan Pasar Kliwon. Langsung saya selamatkan," jelasnya.
Selama ia menjabat baru kali ini warganya mengalami kebakaran apalagi sampai sebesar ini.
"Jarang sekali. Baru kali ini langsung besar," tuturnya.
Ia menduga ada kelalaian yang mengakibatkan kebakaran muncul dari gudang rosok tersebut.
"Penyebabnya rosok punya Pak Susmadyo. Kemungkinan kelalaian," jelasnya.
Ia belum bisa memperkirakan berapa kerugian material yang diderita.
"Kalau kerugiannya banyak sekali. Pokoknya banyak. Rumah kan rentetan dekat-dekat," terangnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kebakaran-pasar-kliwon-solo-besar.jpg)