Sejarah
Lakukan Penyamaran dan Pencarian Hingga Boyolali, Berikut Sosok Istri DN Aidit
Sosok istri DN Aidit, Soetanti pernah melakukan pencarian samg suami hingga wilayah Boyolali pasca G30S/PKI.
Penulis: Tribun Network | Editor: Zharfan Muhana
Karena itu, Soetanti kembali ke Jakarta dengan menyamar dan meminta Bupati Boyolali berperan sebagai suaminya. Agar penyamaran lebih meyakinkan, mereka mengambil dua anak dan menyewa rumah di daerah Cirendeu, Jakarta.
Baca juga: Kebakaran Kandang Sapi di Tawangsari Sukoharjo : Saat Pemilik Salat Asar, 1 Ekor Sapi Luka Bakar
Penyamaran itu berlangsung selama beberapa bulan, sampai akhirnya tetangga mereka mulai curiga. Karena itu, identitas Soetanti akhirnya terbongkar dan ia ditangkap.
Hidup dari penjara ke penjara Sejak ditangkap, hidup Soetanti hanya berpindah dari satu penjara ke penjara lain.
Ia pernah ditahan di Kodim 66 dan Penjara Bukit Duri, hingga akhirnya dibebaskan pada tahun 1980. Selama kurang lebih 16 tahun ditahan, Soetanti tidak pernah bertemu dengan anak-anaknya.
Sebab, keluarga yang merawat anak-anaknya tidak berani membawa mereka ke dalam penjara.
Setelah bebas, Soetanti sempat kembali berpraktik sebagai dokter. Soetanti meninggal pada tahun 1991 setelah melawan penyakitnya selama sekitar sembilan tahun.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/soetanti-aidit.jpg)