Berita Solo
Relawannya Mengaku Dapat Intimidasi, Gibran Sebut Rumah Ketua Relawan Dipasangi CCTV
Gibran memasang CCTV di rumah ketua relawannya. Dia mengaku ada intimidasi yang dilakukan pada relawannya tersebut. Namun, dia minta tak membalas.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka mengaku relawannya mendapatkan intimidasi dari pihak lain.
Ia sampai memasang CCTV di tiap rumah ketua relawan untuk mengantisipasi hal ini.
Soal intimidasi ini, Gibran memerintahkan untuk tidak membalas.
"Relawan kami juga diintimidasi. Kami diam-diam aja," ungkapnya.
Ia pun memasang CCTV di setiap rumah ketua relawan untuk mengantisipasi berbagai bentuk intimidasi.
"Banyak. Minggu lalu kami pasangan CCTV di semua rumah ketua relawan," jelasnya.
Ia pun enggan menceritakan apa saja bentuk intimidasi yang dilakukan.
"Kita kan nggak pernah cerita-cerita juga. Nggak usah diceritakan (bentuk intimidasinya)," ungkapnya.
Baca juga: Relawan Gibran di Solo Mengaku Dapat Teror, Mulai Rumah Digedor hingga Kata-kata Kasar
Ia menanggapi santai berbagai intimidasi yang dilakukan.
Menurutnya itu merupakan hal biasa.
"Itu hal biasa. Santai. Kalau dari kami santai-santai," terangnya.
Meski begitu, jika memang pihak lain mengaku mendapat intimidasi ia mempersilahkan untuk melapor.
"Kalau ada hal yang tidak wajar dilaporkan aja," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gibran-soal-drama-politik.jpg)