Berita Karanganyar

Dugaan Penyebab Perempuan Sumbar Tewas di Kos Karanganyar : Sakit Asam Lambung, Sempat ke RS

Rahmi (31) sempat mengeluh sakit sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam kosnya, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Tayang:
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi mayat 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Rahmi (31) sempat mengeluh sakit sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam kosnya, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada 25 November 2023.

Korban mengeluh sakit sejak 20 November 2023. 

Meski mengeluh sakit, korban masih tetap bekerja dari 21 sampai 23 November 2023.

Kapolsek Jaten, AKP Yuni Marsianto mengatakan korban sempat memeriksa kesehatan di RSU Jati Husada, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada 24 November 2023 sekira pukul 10.00 WIB.

"Saat itu, korban diantar oleh rekannya untuk berobat ke rumah sakit, setelah selesai berobat, korban bercerita kalau korban merasa kecapaian sehingga berakibat asam lambungnya naik," ucap Yuni, Minggu (26/11/2023).

Baca juga: Kata Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Karanganyar soal Gibran Effect : Masyarakat Sudah Pintar

Yuni mengatakan korban kemudian beristirahat di dalam kamar kosnya pada 25 November 2023.

Korban sempat memainkan laptopnya saat istirahat.

Itu diketahui salah seorang penghuni kos lainnya. 

Kemudian, pada pukul 14.00 WIB, saat akan berangkat kuliah, penghuni kos juga melihat korban masih dalam keadaan yang sama.

"Sekira jam 21.00 WIB, saat saksi Amalia pulang kuliah, dan kembali ke kos, melihat kamar korban terbuka, dan bersama saksi Amisa Naila mengecek ke dalam kamar kos tersebut, dan melihat korban sudah dalam keadaan kaku selanjutnya memberi tahu pemilik kos, " ucap dia.

Dia mengatakan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di kamar kosnya.

Baca juga: Keyakinan Ketua KIM Karanganyar : Prabowo-Gibran Menang, Ada Gibran Effect, Unggul di Survei

Jenazah korban dilakukan pemeriksaan luar oleh bidan dari  Puskesmas Jaten II, Ida Widyaningsih dan Dewi Rahayu.

Dari pemeriksaan korban, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, ditemukan lebam pada betis kiri dan siku di kedua tangannnya yang diduga lebam muncul karena kecapekan tubuh .

Selain itu, mulut dan hidung korban keluar darah yang diduga dari penyakit asam lambung.

"Selain itu, ditemukan obat obatan dari dokter riwayat penyakit asam lambung, dan dimungkinan penyebab meninggal dunia korban karena penyakit asam lambung," ucap dia.

"Jenazah sudah diambil oleh keluarganya di RSUD dr Moewardi Solo, pukul 12.00 WIB," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved