Sidak di Rutan Solo
Sidak Rutan Solo, Petugas Periksa Kebersihan hingga Gelar Tes Urine
Petugas dari Rutan Klas I Solo menggelar sidak. Tak ada temuan benda mencurigakan dari hasil sidak itu.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Rutan Klas I Solo menggelar sidak kamar warga binaan sekaligus deklarasi zero Halinar, Jumat (8/5/2026).
- Hasil sidak menunjukkan tidak ditemukan handphone maupun narkoba. Namun petugas mengamankan sejumlah benda seperti kaca, stainless, dan korek api yang dinilai berpotensi disalahgunakan.
- Rutan Solo dengan 575 warga binaan mengalami over kapasitas karena kapasitas hanya 293 orang. Meski begitu, sidak dan tes urine rutin tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Petugas pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Kota Solo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke kamar-kamar warga binaan, Jumat (8/5/2026) pagi.
Sidak tersebut diawali dengan apel deklarasi zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) yang langsung dipimpin oleh Kepala Rutan Klas I Solo, Bhanad Shofa Kurniawan.
Ditemui di sela acara, Bhanad menegaskan bahwa meski setiap tahun ada deklarasi zero Halinar, pihaknya rutin menggelar sidak ke sel-sel warga binaan.
Bahkan dalam sebulan, Bhanad menyebut sidak bisa dilakukan sebanyak delapan kali.
Penggeledahan dilakukan secara acak (random).
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan ikrar pemasyarakatan terkait dengan pencegahan peredaran handphone, narkoba, serta penipuan yang ada di rumah tahanan Surakarta. Kami juga melibatkan beberapa mitra kami dan APH (aparat penegak hukum) terkait pelaksanaan tes urine untuk warga binaan dan penggeledahan kamar hunian di beberapa titik yang telah kita tentukan dan secara random,” ungkap Bhanad.
Bhanad menegaskan bahwa dalam beberapa bulan terakhir pihaknya tidak menemukan benda-benda mencurigakan saat penggeledahan.
Tindak Tegas yang Melanggar Aturan
Ia juga menegaskan akan menindak tegas apabila ada warga binaan yang melanggar aturan.
“Ketika nanti ada yang positif narkotika, tetap akan kita proses lebih lanjut. Akan tetapi polanya di beberapa bulan terakhir kami lakukan tes urine, seluruh warga binaan hasilnya negatif,” kata Bhanad.
Dalam sidak kali ini, Bhanad menyebut pihaknya mengamankan sejumlah benda yang disinyalir berpotensi disalahgunakan oleh warga binaan.
Benda tersebut didominasi peralatan sehari-hari seperti sikat gigi hingga alat cukur jenggot.
“Dan hasil sidak hari ini, alhamdulillah tidak ada handphone, tidak ada narkoba, dan tidak ada hal-hal yang membahayakan,” urai Bhanad.
“Ini kita sengaja, kaca-kaca seperti ini dan benda-benda stainless ini kalau tidak diambil bisa membahayakan. Biasanya menjadi alat untuk hal-hal yang negatif. Beberapa ada gelas, stainless, dan korek api, dan sebagainya,” imbuhnya.
Baca juga: Cerita Kepala Rutan Solo, Putra Daerah yang Tak Menyangka Bisa Mengabdi Untuk Permasyarakatan
Selain menargetkan benda terlarang, Bhanad juga mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan kebersihan sel warga binaan.
| Laga Persis vs Persebaya di Stadion Manahan, Kapolresta Solo Imbau Bonek Dukung dari Rumah |
|
|---|
| Kronologi Sepasang Kekasih Ketahuan Mencuri Motor di Sragen, Diteriaki Maling |
|
|---|
| Persoalan Lahan Sriwedari Solo Disebut Inkracht, Pemkot Klaim Sudah Resmi Jadi Milik Pemerintah |
|
|---|
| Bupati Hamenang Minta Pola Komunikasi Antara SPPG dan Mitra MBG di Klaten Diperbaiki: SOP Dijalankan |
|
|---|
| Pakai APBD, Pemkot Solo Sebut Penataan Area Segaran Sriwedari Sudah Berjalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sidak-rutan-353.jpg)