Penangkapan Terduga Teroris di Solo Raya
Sosok Terduga Teroris di Boyolali, Dikenal Terbuka dan Aktif Kegiatan Masyarakat
Terduga teroris yang diamankan di Kabupaten Boyolali disebut warga merupakan sosok yang terbukan dan aktif berkegiatan masyarakat.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Andreas Chris Febrianto
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Penangkapan TB (42) oleh tim Densus 88 anti teror cukup mengejutkan.
Bagaimana tidak, terduga pelaku warga Dukuh Kado, Desa Tambak, Kecamatan Mojosongo itu dikenal sebagai pribadi yang terbuka.
Bahkan, TB juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial masyarakat dan keagamaan.
TB aktif dalam kegiatan lingkungan, seperti kegiatan RT, kelompok tani hingga kegiatan masjid.
Baca juga: Bukan Cuma Dua Orang, Ternyata Terduga Teroris yang Diamankan di Sukoharjo Totalnya 4 Orang
" Kesehariannya itu baik orangnya, bermasyarakat, keseharian juga (bekerja) sebagai tukang (batu) ikut bapak saya," kata Kadus 1, Desa Tambak, Tri Abdulah, kepada TribunSolo.com, Kamis (14/12/2023).
TB selain menjadi seorang petani, juga seorang tukang bangunan.
Penangkapan TB ini pun membuatnya cukup terkejut karena dia tak menunjukkan kecenderungan menyendiri dalam kehidupan sehari-hari.
Hanya saja, dalam bidang agama memang beda dengan masyarakat dengan umumnya.
Baca juga: KESAKSIAN Warga soal Terduga Teroris Asal Mandan Sukoharjo, Sosok Taat Beribadah & Aktif di Masjid
"Tidak menyangka akan terlibat (dalam jaringan teroris)," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan, Kepala Desa Tambak, Tri Warsito yang mengatakan bahwa TB dikenal sebagai warga yang baik.
Keseharian dia sebagai petani dan tukang bangunan.
Bahkan pernah rumahnya, dijadikan lokasi penitipan semen untuk program TMMD.
Baca juga: Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Solo Raya: Ditangkap di Sukoharjo, Sragen hingga Boyolali
"Orangnya Wellcome. Komunikasi dengan biasa. Bahkan pernah ikut kerja saya. Dia tidak banyak bicara," jelasnya.
Menurutnya, TB tak seperti terduga teroris lainnya yang dikenal sebagai tertutup.
"Kegiatan sosial ikut. Kumpulan (RT) juga, ke Masjid juga," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Penggeledahan-terduga-teroris-mojosongo-boyolali-2023-2.jpg)