Klaten Bersinar
Bupati Sri Mulyani Pasang Target Stunting 2024 Jadi 10 Persen,TPK Berkinerja Baik Bakal Dapat Hadiah
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani siapkan hadiah khusus untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Klaten.
Seperti diketahui bahwa penanganan stunting di Kabupaten Klaten terus dilakukan melalui berbagai aspek seperti kesehatan keluarga maupun aspek perilaku.
Dengan kata lain pengentasan stunting harus dilakukan secara terpadu serta butuh komitmen kuat dari semua staekholder.
Baca juga: Rakorlak Triwulan ke-IV 2023, Bupati Sri Mulyani Ungkap Tak Ada Deviasi Pembangunan di Klaten
Saat ini di Kabupaten Klaten tercatat memiliki 68.973 anak dan 14,06 persen atau 7673 anak diantaranya masuk kategori stunting.
Dalam setiap kesempatan, Bupati Sri Mulyani menegaskan bahwa ia mentargetkan stunting di Kabupaten Klaten agar menyentuh angka 10 persen di tahun 2024 mendatang.
Diantaranya dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan evaluasi pelaporan pendampingan oleh TPK melalui Aplikasi elektronik siap nikah dan hamil (Elsimil) di Al Hakiim Convention Hall, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jumat (15/12/2023).
"Saat ini Kabupaten Klaten angka stuntingnya di angka 14,06 persen, dan target saya di tahun 2024 angka tersebut turun menjadi 10 persen," tegas Bupati Sri Mulyani.
Diharapkan dengan koordinasi tersebut dapat melakukan evaluasi terkait langkah apa saja yang sudah kita lakukan.
"(Selain itu) apa saja yang belum tepat sasaran serta langkah apa saja yang harus kita lakukan di tahun 2024," imbuhnya.
Baca juga: Dapat Sambutan Positif Masyarakat, Bupati Sri Mulyani Bakal Lanjutkan Sambang Warga Tahun 2024
Menurutnya, antusias TPK dan semua pihak yang terlibat bersemangat untuk gotong royong menurunkan angka stunting.
Bupati Sri Mulyani menegaskan bahwa semangat tersebut akan menjadi ini menjadi sumber kekuatan untuk menurunkan angka stunting di tahun 2024.
Meski begitu, pada kesempatan itu Bupati Sri Mulyani turut mendorong TPK yang terdiri dari Bidan atau tenaga kesehatan, Kader PKK dan Kader KB agar mengerahkan segala daya dan upaya agar dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten.
Salah satunya dengan memberikan motivasi lebih kepada TPK yang bersinggungan langsung dalam penanganan kasus stunting di wilayah masing-masing.
"Tadi sudah saya sampaikan kepada ibu-ibu yang wilayahnya memiliki angka stunting yang tinggi, tentunya setelah rapat koordinasi ini akan kita cek, apakah tahun depan akan ada penurunan. Jika terjadi penurunan mereka akan mendapatkan reward dan penghargaan dari saya," tegasnya.
Baca juga: Kampanye Gempur Rokok Ilegal, Sri Mulyani dan Masyarakat Klaten Sholawatan Bersama Habib Zaidan
Lebih lanjut, Bupati Sri Mulyani memilih merahasiakan reward atau hadiah yang akan dia berikan.
"Bentuknya lihat nantilah yang penting akan ada reward khusus dari saya, karena berkat kerja mereka Kabupaten Klaten sukses dan berhasil mengurangi angka stunting."
"Dan diharapkan dengan reward mereka akan termotivasi, dan meningkatkan semangat untuk menurunkan angka stunting," jelasnya.
"Bismillah tahun 2024 target dapat kita capai, karena kita harus pasang target maksimal agar semakin termotivasi," pungkasnya
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos dan P3APPKB) Kabupaten Klaten, Muh. Natsir mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut di ikuti oleh 1005 anggota TPK se-Kabupaten Klaten.
"Tentunya ini sangat penting karena kami mendorong agar tim pendamping keluarga dapat berjalan secara optimal dalam mendampingi calon pengantin, ibu hamil,ibu pasca persalinan dan ibu yang memiliki bayi umur 1-5 tahun," jelas Natsir.
Baca juga: Bupati Sri Mulyani Puji Peran Aktif Dharma Wanita Kabupaten Klaten sebagai Mitra Pemerintah
"Inilah yang menjadi sasaran sasaran utama untuk pencegahan stunting terutama di Kabupaten Klaten," imbuhnya.
Lebih lanjut, menyinggung soal hadiah yang akan diberikan kepada TPK. Natsir mengungkapkan rasa senangnya atas perhatian orang nomor satu se-Kabupaten Klaten itu.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang hari ini sudah rawuh (datang) memotivasi teman-teman TPK, apalagi tadi disampaikan akan ada reward setelah evaluasi 6 bulan sekali."
"Tentunya ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi TPK, dusta dapat mendorong TPK ini agar lebih maksimal dalam melaksanakan tugasnya mendampingi sasaran tadi yang kemudian nantinya percepatan penurunan angka stunting ini lebih maksimal," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Rakor-dan-Evaluasi-Pelaporan-Pendampingan-oleh-TPK.jpg)