Viral

Kasus Bullying Sedang Viral, Ini Cara yang Harus Dilakukan Agar Terhindar dari Perundungan

Berikut ini beberapa cara untuk menghindari dan menghentikan tindakan atau perilaku bullying

Tayang:
KOMPAS.com/LAKSONO HARI W
Ilustrasi perundungan. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus perundungan atau bullying masih kerap terjadi di Indonesia.

Lebih ironi, karena kasus semacam ini banyak melibatkan pelajar sekolah.

Baca juga: Curhat Pedagang Olahan Daging Anjing di Solo Raya, Penghasilan Kini Seret Sampai Anak Di-bully

Dimana seharusnya mereka sebagai orang yang mengenyam pendidikan bisa menghindari hal-hal yang merugikan orang lain maupun diri sendiri.

Baru-baru ini kembali beredar kasus perundungan yang terjadi di SMA Binus Serpong.

Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah diduga melibatkan anak artis VR.

Hal-hal semacam ini patutnya dihindari, terutama oleh para pelajar, karena dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.

Lantas, bagaimana cara untuk menghindari bullying?

Berikut ini beberapa cara untuk menghindari tindakan atau perilaku bullying.

1. Tunjukkan Prestasi

Dengan menunjukkan prestasi yang dimiliki, membuat seseorang menjadi lebih terpandang.

Sehingga dengan semakin baiknya citra diri seseorang, akan membuat orang lain segan terhadapnya.

2. Membangun Pertemanan

Terkadang, anak-anak mendapat bullying karena mereka tidak tahu cara untuk berteman di lingkungannya.

Belajarlah bersikap terbuka dalam pergaulan dan menghindari sikap menyendiri.

3. Tumbuhkan Rasa Percaya Diri

Ketika kepercayaan diri seseorang meningkat, maka ia tidak akan minder dan terlihat lemah dihadapan orang lain.

Karena menurut beberapa sumber, kasus perundungan banyak dialami oleh orang-orang yang terkesan lemah dan mudah dipermainkan.

Baca juga: Geger Kasus Bullying di Binus School, Pihak Sekolah Benarkan Anak Vincent Rompies Terlibat

4. Pahami mengapa orang melakukan bullying

Anak-anak yang terluka terkadang akan menyakiti anak-anak lain dengan bullying sebagai media pelampiasan.

Dengan memahami mengapa seorang anak menjadi pelaku bullying, dapat memberi kesempatan belajar saling mengasihani kepada sesama.

Belajarlah untuk lebih memiliki pemikiran terbuka atas apa yang dihadapi di kehidupan sehari-hari.

Cara Menghentikan Tindakan Bullying

Dilansir TribunKaltim.com, inilah hal-hal yang bisa dilakukan untuk menghentikan tindakan bullying.

- Tetaplah bersikap tenang

- Sembunyikan kemarahan atau kesedihanmu di depan perundung (pelaku/orang yang melakukan perundungan).

- Berdiri tegak, angkat kepalamu, pandang pelaku dengan tegas, hadapi pelaku dengan tenang atau tinggalkan perundung.

- Tanyakan permasalahan atau tolak permintaan pelaku dengan sopan.

- Segera menyingkir bila kamu dalam bahaya.

- Cari bantuan untuk menghentikan perilaku perundungan yang kamu alami.

- Blok akun media sosial pembully bila kamu mengalami perundungan cyber.

- Simpan perilaku perundungan yang kamu terima sebagai barang bukti.

- Ceritakan atau laporkan perilaku perundungan yang kamu terima.

- Hindari bersikap mendendam dan membalas perilaku perundungan yang kamu terima.

Baca juga: Fakta Kasus Dugaan Bullying di SMA Binus School : Kronologi hingga Respons Vincent Rompies

Sikap Yang Harus Dilakukan Ketika Melihat Perundungan

Banyak dari anda yang mungkin tanpa sadar telah melihat aksi bullying, seperti di kampus, kantor, atau di sekitar rumah.

Selama ini anda mungkin memilih untuk mengabaikan hal ini dan pura-pura tidak tahu.

Namun, ini berarti anda sama seperti pelaku yang membiarkan korban terus tertindas dan dipermalukan.

Masalahnya, kebanyakan pelaku berpikir bahwa tindakannya dapat dibenarkan. Misalnya karena ia merasa memang semua ini salah korban yang terlalu lemah atau menyebalkan.

Karena itu, orang-orang di sekitar harus tegas menunjukkan rasa tidak terima dan tidak suka terhadap perbuatan pelaku.

Banyak orang takut menghentikan aksi perundungan atau melaporkannya karena dua hal, yaitu :

Pertama, merasa takut akan jadi sasaran berikutnya.

Kedua, tidak tahu harus berbuat apa ketika melihat bullying.

Menurut penelitian dalam Journal of Human Relations, mereka yang melihat bullying atau menyaksikan intimidasi di tempat kerja cenderung ingin cepat mengundurkan diri, meskipun mereka bukan sasarannya.

Albert Einstein pernah berkata bahwa :

"Dunia menjadi tempat yang berbahaya, bukan karena orang-orang yang melakukan kejahatan, tapi karena orang-orang tidak melakukan apapun untuk mencegahnya."

(Magang TribunSolo.Com/Ilham Dwi Rahman)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved