Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka: Halaman 18

Bila dibandingkan dengan negara-negara lain Indonesia belum bisa dikatakan sebagai bangsa yang memiliki kemampuan kuat secara ekonomi

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
net
Sejarah untuk SMA MA 

Jawaban:

Pemimpin perlawanan Peta di Gumilir Cilacap adalah pemimpin regu (Bundanco) Kusaeri bersama rekan-rekannya.

Ringkasan Materi Sejarah Kelas 11

Bab I – Tentang Imperialisme dan Kolonialisme

Bila dibandingkan dengan negara-negara lain Indonesia belum bisa dikatakan sebagai bangsa yang memiliki kemampuan kuat secara ekonomi dan benar-benar berdiri sebagai bangsa yang mandiri.

Generasi muda yang lebih mengagungkan budaya barat. Minimnya perasaan bangga yang dimiliki generasi muda untuk menjadi bangsa Indonesia merupakan salah satu dampak dari imperialisme dan kolonialisme bangsa barat yang belum sepenuhnya hilang.

Imperialisme dan kolonialisme bangsa eropa terhadap Indonesia sejak abad ke-17 telah merubah banyak hal dari tanah nusantara.

Dalam bab pertama ini akan membahas mengenai hilangnya kedaulatan bangsa-bangsa nusantara sejak adanya imperialisme dan kolonialisme yang dilakukan bangsa Eropa selama hampir 350 tahun.

Bangsa Eropa yang melakukan imperialisme dan kolonialisme di Indonesia antara lain Belanda, Inggris, dan Portugis.

Baca juga: Kunci Jawaban Sejarah Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka: Halaman 155-159

Bangsa-bangsa ini mulanya datang untuk berdagang rempah-rempah. Seiring dengan berjalannya waktu.

Bangsa Eropa ini mulai memiliki keinginan untuk menguasai sejumlah wilayah di Indonesia dengan tujuan dapat memonopoli perdagangan rempah-rempah.

Selain itu imperialisme dan kolonialisme bangsa Eropa ini juga untuk menerapkan semangat 3 G (gold, gospel, dan glory).


Datangnya bangsa-bangsa Eropa ini juga merupakan awal mula penyebaran agama kristen di beberapa daerah di nusantara.

Politik devide et impera atau yang lebih dikenal dengan politik adu domba merupakan senjata ampuh bangsa Eropa untuk memecah-belah persatuan dan kesatuan kerajaan-kerajaan di Indonesia.

Tidak adanya persatuan dan kesatuan ini bangsa-bangsa Eropa tadi lebih mudah untuk melakukan imperialisme dan kolonialisme terhadap Indonesia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved