Kumpulan Rumus

Rumus Harga Pokok Penjualan, Lengkap Contoh Soal dan Penyelesaiannya

Kamu bisa lho menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). Tapi sebelumnya, kamu harus tahu apa itu HPP.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Adi Surya
Ilustrasi harga pokok penjualan 

TRIBUNSOLO.COM - Kamu bisa lho menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP). 

Tapi sebelumnya, kamu harus tahu apa itu HPP.

HPP bisa masuk dalam indikator penting yang perlu diperhatikan perusahaan, termasuk dalam laporan laba rugi.

Dikutip dari Kompas.com, menurut Etwin Fibrianie, dkk dalam buku Manajemen Perancangan Produk Batik Tulis Kalimantan Timur (2021), harga pokok penjualan adalah total pengeluaran biaya langsung yang muncul dalam proses produksi barang atau jasa, yang mana di kemudian hari dalam kegiatan ekonomi akan dihitung sesuai periode tahunannya.

Penghitungan HPP untuk mengendalikan biaya pembelian serta tenaga kerja. 

Baca juga: Rumus Menghitung BEP Rupiah dan Unit, Simak Contoh Perhitungannya

Lantas bagaimana menghitungnya ?

Perhitungan harga pokok penjualan dilakukan dengan menambah pembelian bersih ke persediaan awal di periode tertentu.

Setelah itu mengurangkannya dengan persediaan akhir di periode tersebut pula.

Rumusnya:

HPP = Pembelian bersih + persediaan awal - persediaan akhir

Keterangan :

  • Pembelian bersih Adalah pembelian barang atau jasa yang telah dikurangi sebelumnya dengan potongan pembelian dan retur pembelian. Kemudian ditambah dengan biaya langsung, contohnya biaya angkut.
  • Persediaan awal Adalah jumlah persediaan barang yang ada di gudang dalam periode awal. Misalnya awal tahun atau awal bulan.
  • Persediaan akhir Adalah jumlah persediaan barang yang ada di gudang dalam periode akhir. Misalnya akhir tahun atau akhir bulan.

Contoh Soal dan Penyelesaiannya :

Persuhaan Kaleng Soda sedang menyelesaikan laporan keuangan akhir tahun 2023. Berapa jumlah persediaan yang dimilikinya ?

Berikut data : 

Persediaan awal tahun 2023 = Rp 500 juta

Pembelian baru tahun 2023 = Rp 1 miliar. 

Persediaan akhir tahun 2023 = Rp 800 juta. 

Jawab :

HPP = Pembelian bersih + persediaan awal - persediaan akhir

HPP = 1 miliar + 500 juta - 800 juta

HPP = Rp 700 juta

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved