Berita Sragen

Petani di Sragen Kaget, Mau Ambil Air di Sumur Malah Temukan Mayat Mengambang 

Temuan mayat di Sragen menggegerkan warga. Mayat itu pertama kali ditemukan oleh petani yang hendak membersihkan badannya.

Istimewa
Evakuasi seorang pemuda warga Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di area persawahan, Senin (1/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seorang pemuda bernama Vajar Styawan  (23) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang ada di area persawahan, pada Senin (1/4/2024).

Korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, keberadaan korban pertama kali diketahui oleh pemilik sawah.

Dimana, pemilik sawah usai beraktivitas, hendak bersih-bersih badan dengan menggunakan air sumur di sawahnya itu.

Saat itulah, ia melihat ada seorang pria yang mengambang di dalam sumur tersebut.

Setelahnya, pemilik sawah memberitahukan kepada warga lainnya, dan meginformasikan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Pihak kepolisian lalu memanggil personel Damkar Sragen dan BPBD Sragen untuk proses evakuasi.

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Triyono Putro membenarkan hal tersebut.

Proses evakuasi tidak berlangsung lama, dan hingga pukul 19.40 WIB, korban sudah dapat dievakuasi.

Baca juga: Warga Kebakkramat Ditemukan, 1 Km dari Lokasi Tenggelam saat Mandikan Kambing

"Benar ada kecelakaan sumur, saat ini sudah dievakuasi, untuk BPBD hanya back-up personel Damkar," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (1/4/2024).

Proses evakuasi juga melibatkan personel PMI Kabupaten Sragen serta tim relawan gabungan.

Ketua PMI Kabupaten Sragen, Ismail Joko Sutresno mengatakan, saat tiba di lokasi kejadian, korban diperkirakan sudah meninggal selama 2 hari.

"Korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sumur kurang lebih 20 meter yang terisi air, sehingga korban mengapung dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter di permukaan bibir sumur," jelasnya.

"Setelah melakukan orientasi medan, selanjutnya tim gabungan dengan peralatan vertikal rescue melakukan evakuasi dan jenazah bisa terevakuasi ke permukaan pada pukul 19.40 WIB," tambahnya.

Lalu, jenazah dibawa ke rumah duka sesuai dengan permintaan keluarga.

Diketahui, antara sumur dengan rumah duka jaraknya tidak jauh.

Kemudian, oleh tim medis dilakukan visum, dan disebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved