Viral

Oknum WNA Curi BBM di Bali, Modal Selang AC, Ambil Bensin dari Sepeda Motor yang Terparkir

Video aksi oknum warga negara asing (WNA) diduga mencuri bahan bakar minyak (BBM) viral.

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Instagram @punapisingaraja
Tangkapan layar video oknum WNA mencuri BBM di Bali 

TRIBUNSOLO.COM - Video aksi oknum warga negara asing (WNA) diduga mencuri bahan bakar minyak (BBM) viral.

Video tersebut, salah satunya, diunggah akun Instagram, @punapisingaraja dengan dilengkapi caption : 

DUH WNA RUSAK JOK MOTOR, CURI BBM

Tanggal :23 april 2024
jam : 2 pagi
lokasi : jln by pass ngurah tuban, dekat ABBEY TRAVEL

kronologi kejadian sekitar jam 02.00 tgl 23 april 2024 kalau di lihat dari postur kemungkinan seorang WNA dengan motor yamaha NMAX hitam terekam di CCTV berusaha untuk mencuri BBM yang ada di motor honda beat orang yang di terparkir di lokasi dengan merusak jok motor dan menyeret motor tersebut.

Dalam video itu, oknum WNA itu diduga merusak jok sepeda motor yang sedang parkir. 

Ia kemudian menggunakan selang AC untuk memindahkan BBHM dari sepeda motor korban ke sepeda motor miliknya.

Setelah itu, ia kemudian menutup jok motor korban lalu meninggalkan berjalan meninggalkan lokasi. 

Korban diketahui bernama Jimmy Julianto (50).

Jimmy mengatakan pelaku melakukan aksinya di Jalan Bypass Ngurah Rai, Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Selasa (23/4/2024) sekira pukul 02.00 WITA.

Baca juga: Permintaan Maaf Galih Loss Setelah Ditangkap Polisi karena Penistaan Agama

Baca juga: Korban Sampai Teriak, Mobil Diduga Diadang Komplotan Perampok di Pekanbaru, Konon Modus Ban Kempes

"Saya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta atas tindakan perusakan dan pencurian," kata dia, dikutip dari Kompas.com.

Julianto mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat dia memarkirkan sepeda motornya, Honda Beat bernomor polisi DK 6620 FB di lokasi kejadian pada Senin (22/4/2024) sejak pukul 18.00 WITA.

"Atas kejadian tersebut saya menderita kerugian kurang lebih Rp 2,7 juta," kata dia.

Di lain sisi, Kasat Reskrim Polres Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo mengatakan, telah mengerahkan anggotanya untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Mohon waktu untuk saya cek ke anggota jajaran ," katanya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved