Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pengamen Baret Mobil di Karanganyar

Viral, Diduga Gara-gara Tak Dikasih Uang, Pengamen Baret Mobil di Simpang Lima Bejen Karanganyar

Aksi pengamen diduga membaret mobil di Kabupaten Karanganyar viral di media sosial. 

|
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Instagram @karanganyarkita
Tangkapan layar video pengamen diduga melakukan pembareta mobil di simpang lima bejen karanganyar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Aksi pengamen diduga membaret mobil di Kabupaten Karanganyar viral di media sosial. 

Video dugaan aksi pengamen itu, salah satunya, diunggah akun Instagram @karanganyarkita. 

Dalam video, terdapat dua orang pengamen yang berjalan ke arah mobil korban. 

Mereka diduga melakukan aksi pembaretan ke bodi mobil tersebut. 

Dugaan itu muncul setelah korban memperlihatkan foto baret di mobilnya.

Baca juga: Video Viral Oknum PNS dan Honorer Bangka Barat, Digerebek di Kontrakan, Dijatuhi Sanksi Pemecatan

Aksi dugaan pembaretan itu dilakukan diduga karena pengamen tersebut tidak diberi uang saat meminta kepada pemilik mobil. 

Korban lalu meminta tolong akun tersebut untuk menggugah kejadian yang telah dialaminya.

Berikut pesan korban kepada admin akun instagram tersebut : 

Min tolong bantu up...pengamen di lampu merah mbejen (dari arah tw mangu) meresahkan jika tidak dikasih, modus berjalan sambil membaretkan dengan benda tajam yg ada dibandul tas...memang tidak dengan tangan melakukannya...tp dilakukan secara sengaja jika tidak dikasih

Akun Instagram itu lalu men-tag akun instagram Satpol PP Karanganyar.

Ada juga warganet yang turut men-tag akun instagram Polres Karanganyar di kolom komentar.

Kapolsek Karanganyar, AKP Nawangsih Retna Waruju mewakili Kapolres Karanganyar,  AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengaku setelah mendapatkan aduan dari masyarakat, pihaknya langsung mengecek lokasi.

"Kami menggelar operasi sebagai tindaklanjut aduan dari masyarakat bahwa ada pengamen yang meresahkan di Simpang Lima Bejen, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar," kata Nawangsih, Sabtu (27/4/2024).

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved