Berita Solo
4 Lokasi Sentra Kerajinan Ini Ada di Serengan Solo Jateng, Bisa Pesan Blangkon Hingga Cincin Nikah
Kota Solo mempunyai sejumlah sentra usaha di tiap kecamatannya. Salah satunya di Kecamatan Serengan.
Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM - Kota Solo mempunyai sejumlah sentra usaha di tiap kecamatannya.
Salah satunya di Kecamatan Serengan.
Di kecamatan dengan 48.437 jiwa tersebut terdapat beberapa sentra usaha, lho.
Itu bisa menjadi jujukan berwisata buat kamu saat berwisata ke Solo.
Berikut sentra usaha di Kecamatan Serengan :
1. Kampung Permata Jayengan

Lokasi : Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Solo
Kampung Permata Jayengan ini berjarak 1,5 kilometer dari Kampung Batik Kauman.
Tepatnya dekat dengan Masjid Darussalam, yang kerap membagikan bubur samin saat momen Ramadan.
Kampung Jayengan memang telah terkenal sebagai lokasi bermukimnya para perajin permata.
Dikutip dari situs Pemkota Solo, para perajin itu berasal dari Martapura, Kalimantan Selatan.
Mereka bermukim di kampung tersebut sejak awal abad ke-20.
Generasi pertama perajin permatan ini, konon diundang untuk membuat pesanan kaum bangsawan, terutama dari Pura Mangkunegaran.
Seiring berjalannya waktu, generasi perajin peramata pun kini telah bercampur dengan warga setempat.
Kendati demikian, keterampilan mengasah permata dan batu mulia yang diperoleh secara turun temurun dari Banjar tetap mereka lestarikan.
Kampung Permata Jayengan ini kini menerima pembuatan cincin nikah.
2. Kampung Blangkon Serengan

Lokasi : Jalan Jamsaren, Kelurahan/Kecamatan Serengan, Kota Solo
Kampung Blangkon ini dulu dikenal dengan nama Potrojayan.
Kampung tersebut telah menjadi rumah bagi seni pembuatan blangkon.
Itu bermula pada tahun 1970-an.
Dikutip dari situs Pemkot Solo, ada seorang ahli blangkon bernama Mbah Joyo.
Ia pernah membuat blangkon di sekitar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) yang kemudian memutuskan menetap di kampung itu.
Itu kemudian berkembang dengan warga sekitar memiliki keterampilan membuat blangkon.
Blangkon yang dihasilkan itu tidak hanya bergaya Solo.
Namun juga ada gaya dari beberapa daerah lain, diantaranya Yogyakarta, Ponogoro, dan Surabaya.
3. Sentra Letter Solo

Lokasi : Jalan Kalilarangan, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan
Sentra Letter ini membentang dari Jalan Kalilarangan dekat dengan Pasar Kembang hingga simpang empat pertemuan Jalan Kalilarangan dengan Yos Sudarso.
Sentra ini menerima pembuatan plat nomor, reklame, piala, stempel, hingga running text.
Para pembuat itu ada yang berada di pinggir jalan hingga ke dalam gang-gang kecil.
Konon sentra letter di Kalilarangan ini mempunyai sejarah panjang.
Itu dimulai sejak 1975 dari anak muda asal Surabaya.
Mereka awalnya menjajakan jasanya di kawasan Jalan Gatot Subroto.
Jumlahnya makin berkembang hingga akhirnya dipindahkan ke daerah sekarang sekira tahun 1982.
4. Sentra Shuttlecock

Lokasi : Kampung Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan.
Kampung Makam Bergolo ini menjadi salah sentra pengrajin kok atau shuttlecock.
Kampung ini ketiban rejeki saat digelarnya pemusatan pelatihan atlet nasional Asean Para Games 2018 lalu.
Permintaan kok dari Kampung Makam Bergolo naik 100 persen.
(*)
Biaya Hidup di Kota Solo Murah? Simak Faktor yang Membuat Biaya Hidup di Surakarta Relatif Murah |
![]() |
---|
5 Toko Jas Hujan di Solo Jateng, Sediakan Aneka Jas Hujan Berkualitas dan Harga Bervariasi |
![]() |
---|
Nikmati Pensiun di Solo Jateng, Jokowi Banyak Tawaran jadi Juru Kampanye Calon Kepala Daerah |
![]() |
---|
Saat Kaesang Gendong Bocah Bernama Gibran, Ingatkan ke Warga Kalau Jokowi Sudah Pulang ke Solo |
![]() |
---|
Daftar Tarif Jalan Tol Solo-Klaten, Tak Lagi Gratis Mulai Besok Sabtu 2 November 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.