Kecelakaan Truk Solar di Sragen

Truk Tangki Terguling di Jalan Tol Ngawi-Sragen Jateng, Warga Malah Ambili Bio Solar yang Tumpah

Lokasi truk tangki pengangkut solar tersebut terguling yang berada di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen dekat dengan sawah

|
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM/Septiana Ayu
Warga mengambil tumpahan bio solar di bahu luar Jalan Tol Ngawi-Solo di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen dari truk tangki yang terguling, Jumat (2/8/2024) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Truk tangki yang terguling di Jalan Tol Ngawi-Solo membuat bio solar yang diangkutnya tumpah, Jumat (2/8/2024) pagi. 

Tumpahan bio solar tersebut kemudian mencemari saluran air yang berada di bahu luar jalan tol.

Melihat hal tersebut, warga sekitar kemudian berdatangan untuk mengambil tumpahan bio solar tersebut.

Baca juga: 3 Fakta Kecelakaan Truk di Tol Sragen Jateng, Truk Melaju dari Ngawi Menuju Solo

Kebetulan, lokasi truk tangki pengangkut solar tersebut terguling yang berada di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen dekat dengan area persawahan.

truk tangki yang terguling
Warga mengambil tumpahan bio solar di bahu luar Jalan Tol Ngawi-Solo di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen dari truk tangki yang terguling, Jumat (2/8/2024).

Kebanyakan warga yang mengambil tumpahan bio solar tersebut adalah para petani.

Mereka datang dengan membawa galon bekas air mineral. 

Galon-galon itu mereka isi dengan tumpahan bio solar di atas permukaan air. 

Sementara ada beberapa warga yang mengambil langsung dari tangki yang terguling lalu diisikan ke dalam jeriken.

Salah satu petani, S (59) mengatakan ia mengetahui ada truk tangki bio solar tumpah dari petani lainnya. 

Baca juga: Moto Maling Jajanan Khas Solo Jateng Rasanya Pedas Manis, Punya Banyak Khasiat Lho!

Dimana, saat itu banyak warga yang sudah datang ke lokasi kejadian untuk mengambil tumpahan bio solar tersebut. 

"Tahu dari teman-teman, petani, saya orang tani, tahunya di sawah sudah banyak orang," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (2/8/2024). 

"Ambil dari tumpahan, campur air ini tadi," tambahnya singkat. 

Lanjutnya, tumpahan bio solar tersebut akan ia gunakan sebagai bahan bakar untuk menghidupkan mesin pompa air. 

"Sebagian buat nyedot (pompa air), sebagian buat mengusir nyamuk, di kandang sapi kan banyak nyamuk," ujarnya.

Petani lainnya pun mengatakan hal senada, dimana tumpahan bio solar tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pertanian.

(*) 

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved