Kecelakaan Truk Solar di Sragen

KRONOLOGI Truk Tangki Pengangkut Bio Solar Terguling di Tol Sragen Jateng, Diduga Sopir Mengantuk

Tergulingnya truk tangki di Sragen diduga lantaran sopir mengantuk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

|
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Truk tangki pengangkut bio solar terguling di Jalan Tol Ngawi-Solo di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (2/8/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Penyebab truk tangki pengangkut bio solar bernomor polisi L 8492 UK terguling di Jalan Tol Ngawi-Solo KM 545+650 jalur B di Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen disebabkan karena sopir mengantuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Operasional PT JSN, Budi Hermawan.

"Penyebab kecelakaan diduga karena sopir kurang antisipasi dan mengantuk," kata Budi kepada TribunSolo.com, Jumat (2/8/2024).

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Jumat (2/8/2024) sekira pukul 03.22 WIB.

Truk tangki tersebut awalnya melaju dari arah Ngawi menuju arah Solo.

Baca juga: Kecelakaan di Tol Sragen Jateng, Truk Tangki Pengangkut Bio Solar Terguling, Kaca Depan Terlepas

"Tepatnya berasal dari gerbang tol Madiun dengan tujuan Cilacap, yang bermuatan bio solar," terangnya.

Kemudian, diduga karena sopir mengantuk membuat truk oleng ke kiri, hingga terguling masuk ke bahu luar jalan tol.

Kecelakaan tersebut menurut Budi tidak menimbulkan korban jiwa.

Sopir truk tangki pengangkut bio solar selamat dan tidak mengalami luka.

"Untuk proses evakuasi, menunggu tangki pengganti, biar isinya dipindahkan dulu untuk baru diangkat pakai crane," ujarnya.

Budi mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk memanfaatkan rest area saat berkendara di pagi hari.

"Kami harap para pengemudi yang melintas menjelang pagi hari agar memanfaatkan rest area yang ada untuk beristirahat agar rasa lelah dan mengantuk hilang," imbaunya.

"Sambil mengecek kondisi kendaraan juga termasuk rem dan tekanan angin, kemudian patuhi batas kecepatan dan jarak aman berkendara," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved