Klaten Bersinar
Nikah Massal Program Baznas Klaten Mantu, Sekda Jajang Prihono Sebut Jadi Sarana Edukasi Pernikahan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - 19 calon pasangan calon suami istri (pasutri) ikuti nikah massal yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Klaten di Aula Masjid Raya Klaten, Kamis (12/8/2024) pagi.
Hadir secara langsung pada kesempatan tersebut Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten Jajang Prihono, Kepala Kementerian Agama Klaten Anif Solikhin, Jajaran OPD Klaten dan pengurus BAZNAS Klaten.
Diungkapkan oleh Ketua Panitia BAZNAS Klaten Mantu Edy Ahyadi.
Kegiatan bertajuk BAZNAS Klaten Mantu tersebut semua fasilitas acara hingga biaya pernikahan calon pasutri diperoleh secara cuma-cuma alias gratis.
Dimana setiap pasangan memperoleh mahar berupa uang Rp 500 ribu, cincin pernikahan dan seperangkat alat salat.
Baca juga: Terbaik! Aspirasi Warga Desa Bulan Wonosari Direspons Langsung Bupati Klaten Sri Mulyani
Edy melanjutkan, kegiatan tersebut dibiayai dari sodaqoh infaq ramadan tahun 2024 dan BAZNAS Klaten.
Tercatat ada 19 pasang yang menikah pada kesempatan tersebut berasal dari beberapa KUA kecamatan berbeda.
Diantaranya KUA Kecamatan Klaten Tengah 4 pasangan, KUA Kecamatan Klaten Utara 2 pasangan, KUA Kecamatan Klaten Selatan 2 pasangan, KUA Kecamatan Ngawen 2 pasangan, KUA Kecamatan Jogonalan 2 pasangan, KUA Kecamatan Wedi 3 pasangan, KUA Kecamatan Bayat 1 pasangan, KUA Kecamatan Polanharjo 1 pasangan, KUA Kecamatan Juwiring 1 pasangan, KUA Kecamatan Manisrenggo 1 pasangan.
Edy menegaskan melalui program BAZNAS Klaten Mantu, diharapkan dapat membantu pasangan suami-istri mematuhi regulasi yang berlaku baik secara syariat islam dan hukum positif di Indonesia.
Pasalnya, hingga kini masih banyak ribuan pasangan yang belum mencatatkan status pernikahannya secara resmi.
Sementara itu, Sekda Klaten memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi BAZNAS Klaten menyelenggarakan kegiatan serupa selama 3 tahun berturut-turut sejak 2022 lalu.
Ditambah lagi, jumlah peminat dari tahun ketahun selalu meningkat. Capaian itu menandakan program tersebut dapat diterima dan diminati oleh masyarkat Klaten.
Baca juga: Pemkab Klaten Gelar Klaten Fashion Festival 2024, Sekda Jajang Sebut Jadi Wadah Kain Lurik Mendunia
"Ini BAZNAS Mantu sudah ketiga kali, Alhamdulillah pesertanya nambah dari tahun ke tahun. Kemarin 7, tahun ini 19. Ini menunjukkan masyarakat membutuhkan kegiatan ini," jelas Sekda.
"Jadi Insyaallah kegiatan ini sangat baik, dalam rangka memberikan edukasi, teladan dan fasilitasi kepada masyarkat menjadi warga negara yang baik," imbuhnya.
Sehingga tidak hanya sah secara syariat islam namun juga secara secara hukum.
"Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa melangsungkan pernikahan tidak harus mahal, bahkan pemerintah memberikan fasilitas (nikah gratis)," jelasnya.
"Sehigga harapannya masyarakat segera mengesahkan hubungannya secara syari maupun secara administrasi (hukum). Jadi kedepannya proses keperluan administrasi kependudukan apapun akan berjalan baik hingga ke anak cucu, sekaligus mengurangi angka pernikahan yang belum tercatat," pungkasnya.
Baca juga: Adem! Pemkab Klaten dan Polres Gelar Showanji, Bupati Sri Mulyani Pesan Jaga Kerukunan Pilkada 2024
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Baznas-Klaten-Mantu.jpg)