Berita Wonogiri

Ini Biang Keladi Cuaca Siang Hari di Wonogiri Bisa Sampai 37 Derajat Celcius, Panas Menyengat!

Di Wonogiri, saking panasnya suhu siang hari bahkan pernah mencapai angka 36-37 derajat celcius.

Tribunsolo.com/Erlangga Bima Sakti
Ilustrasi cuaca panas di Wonogiri 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Beberapa hari ini, cuaca di Wonogiri saat siang hari terasa sangat panas.

Disebut bahwa hal itu salah satu tanda memasuki masa peralihan.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Trias Budiono, mengatakan saat ini telah memasuki masa pancaroba.

"Menurut perkiraan BMKG, bulan Oktober ini sudah mulai hujan. Dari perkiraan itu kadang bisa maju atau mundur, ini kita prediksi hujan mundur sampai November," jelasnya, Selasa (15/10/2024).

Menurut dia, cuaca belakangan ini yang sering mendung mengakibatkan cuaca sangat panas.

Di Wonogiri, menurut dia suhu siang hari maksimal mencapai 36-37 derajat celcius.

Pihaknya memprediksi, hujan akan turun merata pada awal November.

Baca juga: Sudah Mengerucut ke Tiga Besar, Nama Sekda-Kepala Dinas di Wonogiri Jateng Akan Ditentukan Bupati

Beberapa hari kebelakang, pihaknya telah melalukan survey di beberapa kecamatan di Wonogiri.

"Di sektor selatan itu disana belum pernah hujan, baru mendung dan gerimis itu kan semakin panas. Kita ke sektor timur, disana juga masih panas," kata Trias.

Trias menyebut di masa pancaroba seperti sekarang ini, hujan yang turun belum menyeluruh atau merata di seluruh wilayah.

"Ada sebagian yang hujan. Ada yang belum itu kena dampak panasnya. Perkiraan kami ya November itu, ini baru mendung-mendung," paparnya.

Di sisi lain, pihaknya mengimbau di musim pancaroba seperti ini waspada dengan adanya bencana hidrometeorologi, seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir.

Pada Minggu (13/10/2024) sore, wilayah Wonogiri kota juga diguyur hujan cukup deras dengan angin kencang serta petir.

Menurutnya, ada rumah tertimpa pohon dan beberapa lainnya gentingnya merosot.

"Kami imbau kepada masyarakat tetap hati-hati dan waspada, terutama yang punya pohon rindang dekat rumah agar dikurangi dahannya," pungkas dia.

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved