Info Karanganyar

Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi Hadiri Dialog Kebangsaan Persaudaraan Lintas Agama dari BNPT

Dalam sambutannya, Timotius Suryadi mengatakan komitmen menjaga dan merawat kebhinekaan bukan perkara mudah. 

Dok. Diskominfo Kabupaten Karanganyar 
Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi menghadiri Dialog Kebangsaan Dalam Rangka Persaudaraan Lintas Agama di Indonesia yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, di pendopo RM Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (11/12/2024). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Penjabat (Pj) menghadiri Dialog Kebangsaan Dalam Rangka Persaudaraan Lintas Agama di Indonesia yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI,  di pendopo RM Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (11/12/2024).

Dalam sambutannya, Timotius Suryadi mengatakan komitmen menjaga dan merawat kebhinekaan bukan perkara mudah. 

Ia membutuhkan kerjasama lintas sektoral hingga ke lingkungan terkecil masyarakat, yakni keluarga. 

Forum kerukunan antarumat beragama juga berkiprah aktif dalam kegiatan mendukung program pemerintah. 

"Kita enggak menutup mata. Radikalisme itu ada, untuk itulah eks napiter selalu dibina dan difasilitasi, salah satunya membuatkan sentra kebun melon bagi mereka berkarya," kata Timotius, Rabu (11/12/2024).

Timotius mengatakan Kabupaten Karanganyar dikenal sebagai daerah yang harmonis dengan keberagaman agama, budaya, dan tradisi. 

Baca juga: PJ Bupati Karanganyar Timotius Suryadi Berangkatkan 30 Atlet untuk PORPROV KORPRI 2024 di Semarang

Melalui diskusi yang konstruktif, dapat terbangun kesadaran dan semangat kebangsaan untuk Indonesia yang lebih maju dan harmonis. 

"Saya berharap, melalui acara ini, kita semua dapat memperkuat komitmen untuk menciptakan suasana yang damai, rukun, dan harmonis di tengah masyarakat," ucap dia.

"Mari kita jadikan keberagaman sebagai anugerah dan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju," ungkap dia 

Sementara itu, Wakil Ketua komisi XIII Sugiyat Santoso menyakini Karanganyar pantas menjadi percontohan kerukunan antar umat beragama dan wilayah paling toleran. 

Sugiyat mengatakan, di Kabupaten Karanganyar memiliki masyarakat yang multikeyakinan, namun ternyata pemeluknya teramat toleran. 

"Adanya aliran penghayat kepercayaan di Karanganyar juga merupakan kekayaan dan kekuatan dalam merawat kebhinekaan," ungkap Sugiyat.

Ia juga memandang pentingnya para pemimpin bangsa menyatu, meski memiliki perbedaan pandangan politis.

Sugiyat menyebut rekonsiliasi Prabowo Subianto dengan Jokowi merupakan awal yang baik untuk meleburkan persaingan mereka di kontestasi politik masa lalu yang masih beresidu sampai sekarang. 

"Kondisi Karanganyar yang harmonis potensial membangun ikatan toleransi, Karanganyar pantas jadi percontohan, apalagi daerah ini bersiap menuju Life Centre of Nusantara," katanya. 

(*/adv)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved