Kasus Penemuan Jenazah di Sragen

Sepanjang 2024, Tercatat Ada 56 Kasus Penemuan Jenazah di Sragen, Mayoritas Disebabkan Sakit

Sepanjang tahun 2024, Public Safety Center (PSC) 119 Sukowati Sragen mencatat telah mengevakuasi total 56 penemuan jenazah.

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sepanjang tahun 2024, Public Safety Center (PSC) 119 Sukowati Sragen mencatat telah mengevakuasi total 56 penemuan jenazah.

Evakuasi penemuan jenazah itu dilakukan baik yang berada di dalam rumah, di tempat umum, hingga jenazah yang ditemukan di sungai.

Kepala PSC 119 Sukowati, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba mengatakan evakuasi jenazah di sungai tercatat sebanyak 20 kasus.

"Total evakuasi jenazah selama tahun 2024 ada 56 kasus, 20 kasus diantaranya merupakan kecelakaan air, dan 36 kasus merupakan penemuan jenazah," katanya kepada TribunSolo.com.

Sepanjang tahun 2024, kasus kecelakaan air hampir terjadi di setiap bulannya.

Dimana, pada awal tahun 2024, yakni di bulan Januari sudah ada 2 kasus kecelakaan air.

Kemudian, di Bulan Februari, PSC 119 Sukowati Sragen mencatat ada 5 kasus kecelakaan air.

Selanjutnya, di Bulan Maret, Mei, dan Juni terjadi masing-masing 2 kasus kecelakaan air.

Sedangkan, di Bulan Agustus, September, Oktober, dan November, telah terjadi masing-masing 1 kali kejadian kecelakaan air

"Untuk Bulan April dan Juli tidak terdapat kejadian kecelakaan air, dan di akhir tahun 2024, di Bulan Desember terdapat 3 kasus kejadian kecelakaan air," jelasnya.

Baca juga: Penemuan Jenazah di Sungai Bengawan Solo Sragen, Warga Sempat Kira Patung

Lanjutnya, setiap bulan di tahun 2024, terjadi penemuan jenazah di Kabupaten Sragen.

Kasus penemuan jenazah paling banyak terjadi di Bulan November dan Desember, yakni masing-masing sebanyak 5 dan 7 kasus.

Pada Bulan Januari, Juli, Agustus, dan Oktober, PSC 119 Sukowati Sragen merespon masing-masing 1 kali kasus penemuan jenazah.

Tercatat terdapat dua kasus penemuan jenazah pada Bulan Mei, dan masing-masing 3 kali penemuan jenazah di Bulan Februari dan Juni.

Sebanyak 4 kali kasus penemuan jenazah terjadi pada Bulan Maret, April, dan September di tahun 2024.

"Penyebab paling banyak dari penemuan jenazah, korban kebanyakan meninggal dunia karena sakit," pungkasnya. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved