Musik

Perjalanan Karier Ubay hingga Jadi Vokalis Nidji, Pria Bersaxophone di Panggung Indonesian Idol

Ubay meneruskan peran Giring Ganesha sebagai vokalis yang kini terjun ke dunia politik.

Tayang:
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Yusuf Ubay, vokalis baru Nidji, saat ditemui di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Grup musik Nidji telah bekerja sama dengan Muhammad Yusuf Nur Ubay atau yang akrab disapa Ubay sebagai vokalis baru setelah ditinggal Giring

Ubay meneruskan peran Giring Ganesha sebagai vokalis yang kini terjun ke dunia politik.

Baca juga: Kisah di Balik Lagu Hapus Aku Milik Nidji, Ternyata Kisah Asmara Antara Ariel Nidji dan Dhea Ananda

Pada akhir 2018 lalu, Nidji mencari vokalis baru setelah Giring Ganesha memutuskan hengkang dan untuk maju sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2019.

Lewat kompetisi bertajuk #MimpiAdalahKunci2019, Nidji berusaha mencari vokalis baru.

Dua bulan sejak kompetisi digelar, nama Ubay kemudian keluar sebagai pemenang.

Ubay mampu mengalahkan 2.200 peserta lainnya yang datang dari seluruh penjuru Indonesia.

Saat itu, Ubay dipilih berdasarkan pertimbangan alot para personel Nidji bersama label yang menaungi mereka, Musica Studio.

Namun, sebelum bergabung dengan Nidji, Ubay sesungguhnya telah produktif menciptakan beberapa lagu.

Pada 2015, Ubay merilis single perdananya yang bertajuk "Falling in Love".

Kemudian, Ubay kembali merilis lagu berjudul "Number One Girl" pada 2016.

Sosok Ubay

Beberapa dari kamu mungkin masih belum mengetahui tentang siapa sosok Ubay tersebut.

Saxophone menjadi salah satu alat musik yang menemani perjalanan bermusik Ubay.

Di usianya yang muda, pria kelahiran Magelang, 29 Maret 1996 ini memang terlihat mahir memainan alat musik tiup itu.

Bahkan, saxophone telah menjadi ciri khas Ubay sebagai vokalis.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved