Wali Murid Al Abidin Solo Protes Sekolah
Tak Cuma Protes Transparansi, Wali Murid Al Abidin Solo Sebut Ada Dugaan Bullying Siswa di Sekolah
Bullying itu disebut dilakukan di beberapa momen oleh oknum guru yang bermuara pada penarikan dana atau uang tak wajar kepada siswa.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selain gelar aksi protes bertajuk pernyataan sikap, puluhan orang tua murid sekolah di bawah yayasan Al Abidin Solo mengungkap adanya dugaan bullying yang dilakukan oleh oknum guru.
Hal itu diungkap oleh Ketua Persatuan Orang Tua Murid Al Abidin (PORTAL) Iman Budi Santoso saat berorasi di depan kantor yayasan yang berada di jalan Tarumanegaran III, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (31/1/2025).
Iman menerangkan bullying tersebut dilakukan di beberapa momen oleh oknum guru dimana menurutnya bermuara pada penarikan dana atau uang tak wajar kepada siswa seperti melalui sedekah subuh.
"Sedekah TSSK dan PeKa (Peduli Kawan) yang harusnya sunah, diwajibkan tiap pagi bahkan anak yang nyumbang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu diperlakukan beda dengan yang nyumbang Rp 5 ribu. Bahkan untuk menaruh uang di sini (wadah sedekah) pihak guru dengan arogansinya dan dengan bangganya memvideo bahwa yang nyemplungin Rp 100 ribu siapa, yang nyemplungin Rp 5 ribu siapa," ujar Iman dalam orasinya.
Ia juga mengatakan ketika anaknya masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD) sempat menangis lantaran malu kalau tidak sedekah dengan nominal puluhan ribu rupiah.

"Dulu anak saya waktu kelas 1-2, itu sampai menangis karena harus uangnya berwarna merah atau biru karena kalau tidak uang itu, ada sedikit pem-bully-an," lanjutnya.
Menurut Iman, aturan aneh terkait sedekah yang diwajibkan kepada siswa tersebut bersumber dari tekanan yayasan kepada guru dan kepala sekolah yang diminta untuk bisa mengumpulkan dana dengan target tertentu setiap harinya.
Padahal menurut Amin, jumlah uang yang didapat yayasan melalui sistem sedekah tersebut bisa mencapai ratusan juta. Namun ironisnya, ketika ada siswa yang telat membayar SPP sekolah tidak dibantu melalui dana sedekah siswa lain tersebut.
"Hitungan yang masuk dari TSSK dan PeKa ini bisa ratusan juta. Padahal Peka itu artinya Peduli Kawan, sementara ada murid-murid Al Abidin yang tak bisa bayar SPP bukannya dibantu dari PeKa ini, tapi malah keluar bahkan dikeluarkan. Bahkan sempat ada yang akan dilaporkan ke polisi karena tak bayar SPP, itu ada buktinya, itu ada orang tuanya," kata dia.
Lebih dari itu, beberapa bulan lalu saat ramai kabar salah satu siswa SMA yang nekat terjun dari lantai 3 mall Solo Paragon disebut Iman merupakan murid dari sekolah di bawah naungan yayasan.
Baca juga: Puluhan Wali Murid Al Abidin Solo Datangi Kantor Yayasan, Protes dan Desak Transparansi dari Sekolah
Iman menambahkan, korban nekat terjun lantaran tertekan akibat dugaan bullying yang ia alami di lingkup sekolah hingga membuat penyakit Bipolar yang ia derita kambuh.
"Korban datang ke saya bersama ibunya mengatakan bahwa dia yang lompat di Mall Paragon itu dijelaskan di media massa karena penyakit bipolar. Padahal bipolar itu kambuh karena ada pemicunya," urai Iman.
"Jadi waktu ada kegiatan di sekolah, korban di-judge 'kamu punya iPhone, mesti kamu ngutang. Kamu punya motor dari mana'. Padahal korban lagi drop, otomatis bipolarnya kambuh, dia jalan ke paragon sampai lompat," sambung dia.
"Bahkan ketika di rumah sakit, dari yayasan datang minta dan memaksa ibunya untuk tanda tangan. Bahwa jangan menuntut bahwa ini kejadiannya dari anaknya sendiri, saya ada bukti fotonya," pungkas Iman.
Bahkan ia menyebut sampai saat ini, korban masih belum bersekolah.
(*)
Diprotes Transparansi & Dugaan Bullying Berkedok Sedekah, Yayasan Al Abidin Solo Ambil Langkah Ini |
![]() |
---|
Orang Tua Siswa Protes, Yayasan Al Abidin Solo Sebut Terima Masukan dan Saran |
![]() |
---|
Puluhan Wali Murid Al Abidin Solo Datangi Kantor Yayasan, Protes dan Desak Transparansi dari Sekolah |
![]() |
---|
Pasca Diprotes, Yayasan Al-Abidin di Solo Kabulkan Tuntutan Wali Murid Soal Transparansi Pungutan |
![]() |
---|
Buntut Protes Wali Murid soal Angkut Siswa Pakai Truk di Solo, Yayasan Al-Abidin Buka Kanal Aduan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.