Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Wali Murid Al Abidin Solo Protes Sekolah

Pasca Diprotes, Yayasan Al-Abidin di Solo Kabulkan Tuntutan Wali Murid Soal Transparansi Pungutan

Ketua Komisi IV DPRD Surakarta Sugeng Riyanto mengungkapkan Yayasan Al-Abidin telah berkomitmen mengabulkan permintaan wali murid

Facebook/Berita Realita
Viral video siswa SD Al Abidin Solo diangkut naik truk saat kemah, hal itu membuat ortu protes karena menganggap tak sepadan dengan bayaran. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Komisi IV DPRD Surakarta Sugeng Riyanto mengungkapkan Yayasan Al-Abidin telah berkomitmen mengabulkan permintaan wali murid untuk melakukan transparansi pengelolaan berbagai macam dana yang dipungut pihak sekolah.

“Yang menjadi persoalan penjabaran tidak sampai informasinya pada orang tua. Di situ yayasan siap berbenah untuk mendistribusikan informasi terkait dengan pengalokasian uang infaq, sodaqoh,” jelasnya saat dihubungi, Selasa (7/1/2025).

Menurutnya pihak yayasan telah menyodorkan sejumlah bukti bahwa dana zakat, infaq, dan sodaqoh telah dikelola secara profesional.

Hanya saja informasi mengenai penyaluran dana ini yang belum tersampaikan sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan wali murid.

Baca juga: Buntut Protes Wali Murid soal Angkut Siswa Pakai Truk di Solo, Yayasan Al-Abidin Buka Kanal Aduan

“Salah satunya terkait uang yang setiap Jumat diinfakkan Rp 5 ribu. Itu disampaikan panjang lebar penggunaan uang itu alokasinya kemana jumlahnya berapa. Yang mengelola lembaga amil zakat al-abidin. Sudah mendapatkan audit independen dengan predikat WTP. Dalam perspektif audit notaris independen tidak menjadi persoalan,” jelasnya.

Selain itu, mengenai syarat pengambilan rapor dengan pembayaran biaya semesteran di semester depan yang harus dibayar awal, pihak yayasan melonggarkan kebijakan ini.

“Bahwa setiap pengambilan rapor harus disertai dengan pembayaran buku dan 50 persen SPP semester depannya. Yayasan sudah mengubah kebijakan itu pembayarannya ditambah waktunya. Di awal sampai 25 Januari mundur sampai 28 Februari,” tuturnya.

Menurutnya sudah ada itikad baik pihak yayasan dalam melaksanakan tuntutan dari wali murid.

“Hemat kami sudah ada itikad baik membuka informasi yang selama ini tidak sampai kepada wali murid. Kami mengapresiasi sikap perubahan yang terjadi di Al-Abidin dan mengakomodasi tuntutan dari wali murid,” terangnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved