Fakta Menarik Tentang Solo

Arti Huruf AD pada Pelat Nomor Kendaraan di Solo Raya, Ternyata Bukan Singkatan, Ada Kaitan Inggris

Padahal makna pelat AD ini punya sejarah panjang yang ada kaitannya dengan masa penjajahan Inggris di Indonesia pada tahun 1810.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL
ESEMKA PLAT AD - Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Wali Kota Solo menunjukkan pelat AD pada kendaraan dinas Esemka, Senin (2/1/2012). Berikut asal usul pelat nomor AD di Solo Raya. (TRIBUNJOGJA.COM/ADE RIZAL) 

TRIBUNSOLO.COM - Selama ini, pelat nomor kendaraan dengan kode "AD" di wilayah eks-Keresidenan Surakarta sering kali dianggap sebagai singkatan. 

Padahal makna pelat AD ini punya sejarah panjang yang ada kaitannya dengan masa penjajahan Inggris di Indonesia pada tahun 1810.

Pada masa penjajahan Inggris di Indonesia, tepatnya pada tahun 1810, Inggris membawa sekitar 15.600 tentara untuk merebut Pulau Jawa dari tangan Belanda.

Baca juga: Kenapa Surakarta Bisa Disebut Solo? Begini Asal-usulnya

Pasukan tersebut terbagi dalam 26 batalion, yang masing-masing dinamai dengan huruf-huruf dari A hingga Z.

Batalion yang berhasil merebut Batavia adalah Batalion B, sementara Batalion L sukses menguasai Surabaya.

Nama-nama batalion ini kemudian digunakan sebagai penanda wilayah, termasuk untuk pelat nomor kendaraan.

Pelat nomor kendaraan di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta dan Solo, mencerminkan nama batalion yang ada pada masa tersebut.

Baca juga: Sejarah dan Asal Usul Umbul Pengging Boyolali, Bermula dari Raja Solo Ingin Bangun Tempat Istirahat

Kota Solo, bersama dengan Yogyakarta, memiliki dua abjad dalam pelat nomor kendaraan mereka, yakni AD dan AB, yang mengacu pada batalion yang ditempatkan di wilayah tersebut.

Awalnya, Solo dan Yogyakarta bukanlah daerah jajahan Belanda, tetapi kedua wilayah ini akhirnya menyerah kepada Inggris

 Setelah penyerahan tersebut, Inggris mengirimkan beberapa batalion untuk menjaga wilayah Solo dan Yogyakarta. Untuk Yogyakarta, Batalion A dan B bertugas, sementara untuk Solo, Batalion A dan D yang ditempatkan di sana.

Dengan demikian, kode "AD" pada pelat nomor kendaraan di Kota Solo dan sekitarnya merupakan penggabungan dari nama batalion yang ditempatkan di wilayah tersebut pada masa penjajahan Inggris.

Dalam sejarahnya, tidak semua batalion digunakan dalam pertempuran, seperti Batalion C, I, J, O, Q, U, W, X, Y, dan Z, karena mereka merupakan batalion cadangan yang tidak terlibat langsung dalam aksi militer.

(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved