Upitra Ajak Guru BK SMA/MA Se-Solo Berdiskusi Terkait Kesehatan Mental

Upitra menggelar acara sharing season atau diskusi dan mengundang puluhan guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/MA se-kota Solo.

|
Istimewa
FOTO BERSAMA. Universitas Pignateli Triputra (Upitra) Surakarta dan guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/MA se-kota Solo. Mereka.menggelar acara sharing season atau diskusi dan mengundang puluhan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TEIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Pignatelli Triputra (Upitra) Surakarta menggelar acara sharing session atau diskusi dan mengundang puluhan guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/MA se-kota Solo.

Acara tersebut digelar di Resto Goela Klapa, Manahan Solo pada Kamis (20/3/2025) sore dengan menghadirkan pembicara langsung dari kantor pusat Upitra di Jakarta.

Kegiatan yang diikuti sejumlah 28 guru BK tersebut bertajuk Sharing Season Mental Health yang langsung dibawakan oleh Head of Human Capital Triputra Edukasi Nusantara (TEN) Beni Widodo Hendratmo.

"Hari ini kita mengundang guru BK (Bimbingan Konseling) SMA/MA Se-Surakarta karena kita mengadakan sharing session berkaitan dengan Mental Health," terang Head of Marketing TEN, Jonathan Edwin Handoko saat ditemui TribunSolo.com.

"Kita juga membawa pembicara, narasumber dari Head Office kita yaitu Pak Beni selaku Head of Human Capital di Triputra Edukasi Nusantara (TEN) yang akan mengisi acara hari ini," lanjut dia.

Baca juga: Gak Main-Main! UKM E-Sports UPITRA Gelar Turnamen dengan Hadiah 300 Juta!

Edwin menambahkan selain berdiskusi terkait kesehatan mental dengan para guru BK tersebut. Cara ini diakui Edwin merupakan strategi Upitra untuk lebih memperkenalkan diri kepada masyarakat terkhusus SMA/MA dan sederajat di kota Solo.

"Tentunya berkaitan dengan masa penerimaan mahasiswa 2025, ini salah satu cara kita promosi juga bahwa Upitra Solo masih membuka pendaftaran mahasiswa baru," kata Edwin.

Bukan tanpa alasan, menurut Edwin bahwa guru BK memiliki peran penting terkait keberlanjutan studi siswa-siswi kelas XII ke perguruan tinggi usai lulus.

"Kita ambil momen untuk bisa memperkenalkan lebih dalam lagi kepada guru-guru BK yang kami rasa memiliki peran penting dalam mengarahkan siswa-siswinya ke perguruan tinggi," imbuh Edwin.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, selain membekali para guru BK terkait kesehatan mental. Upitra juga semakin dikenal oleh masyarakat luas.

"Harapannya melalui guru-guru BK ini, Upitra lebih dikenal sebagai kampus yang seperti apa dan bisa mengenalkan Upitra kepada calon mahasiswa dan mahasiswi yang akan berkuliah di tahun ini," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved