Klaten Bersinar
Bupati Klaten Hamenang Minta Warga Tak Tunda Datangi Posko Kesehatan Saat Alami Gejala Keracunan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meminta warganya untuk segera melaporkan jika mendapati alami ganguan kesehatan khususnya jika terindikasi alami gejala keracunan.
Hal tersebut ia sampaikan usai bersama jajaran pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Klaten, meninjau Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klaten pada Selasa (15/4/2025).
Sebagaimana diketahui, itu dilakukan Bupati Hamenang untuk memantau langsung penanganan warganya yang menjadi korban keracunan.
Dari informasi yang dihimpun Tribunsolo.com, hingga pukul 16.00 WIB, sebanyak 133 warga Desa Karangturi diduga mengalami keracunan setelah menyantap hidangan yang disajikan saat acara halal bihalal dan pentas wayang kulit pada Sabtu (12/4/2025) malam.
Baca juga: Bupati Klaten Hamenang Takziah ke Rumah Korban Keracunan Massal, Beri Dukungan Moril untuk Keluarga
Jumlah tersebut terus bertambah sejak pencatatan dilakukan pada Senin (14/4/2025) pukul 22.00 WIB.
Sedangkan untuk fasilitas kesehatan yang dijadikan lokasi rujukan ada 5, diantaranya Rumah Sakit (RS) Bagas Waras, Rumah Sakit Umum Pusat (RSST) Dr. Soeradji Tirtonegoro, RS Cakra Husada, Puskesmas Gantiwarno dan RS Bayangkara.
Satu diantaranya dikabarkan meninggal setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Suradji Tirtonegoro, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, pada Senin (14/4/2025) malam.
Sementara 2 lainnya dikabarkan telah pulang usai menjalani perawatan intensif di rumah sakit RSST Dr. Soeradji Tirtonegoro.
Melihat perubahan data yang terus terjadi, Bupati Hamenang meminta warganya tak ragu kunjungi posko kesehatan yang didirikan.
"Himbauan kami tentu jangan takut untuk posko, karena justru itu bisa mendeteksi lebih dini bagaimana kondisi fisik dari bapak ibu," ujarnya.
Baca juga: Keluhan Suratno, Korban Keracunan Massal di Klaten : BAB Berkali-kali Hingga Dirawat di RS 2 Hari
"Karena barangkali kita merasa kuat tapi ternyata badan ini tidak kuat dan begitu. Lebih baik dibawa ke sini sesegera mungkin agar kami bisa cek," imbuhnya.
Ia juga meminta masyarakat lainnya, hidup sehat dengan menjaga kebersihan.
"Himbauannya juga warga masyarakat yang kemudian di area sini untuk kemudian mandi, cuci tangan, usahakan sebersih mungkin pakai sabun."
"Sehingga kemudian ketika makan, minum itu juga lebih hambar steril," pungkasnya.
(*)