Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Keracunan Massal di Klaten

Keluhan Suratno, Korban Keracunan Massal di Klaten : BAB Berkali-kali Hingga Dirawat di RS 2 Hari

Kondisi kesehatan Suratno sempat drop dan sampai buang air besar (BAB) berkali-kali.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Suratno, salah satu Kepala Dusun di Kecamatan Karangturi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten harus menjalani rawat inap di RS Cakra Husada usai jadi salah satu korban keracunan massal.

Sejak Minggu (13/4/2025) sore, Suratno dirawat di rumah sakit lantaran menjadi korban keracunan massal.

Suratno menerangkan ia juga sempat menyantap hidangan nasi kotak saat ikut menyaksikan pentas wayang kulit yang digelar oleh salah seorang tetangganya pada Sabtu malam lalu.

"Awalnya saya diajak istri saya melihat wayang, terus datang dan duduk di kursi tamu. Dikasih makanan nasi kotak, ada lauk acar dan kerupuk. Saya makan tapi istri saya nggak makan," ujar Suratno, Selasa (15/4/2025).

KESAKSIAN KORBAN KERACUNAN - Suratno, salah satu korban keracunan massal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Selasa (15/4/2025). Performer seperti Dalang, Sinden dan pemain gamelan pun disebutnya menjadi korban keracunan massal.
KESAKSIAN KORBAN KERACUNAN - Suratno, salah satu korban keracunan massal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Selasa (15/4/2025). Performer seperti Dalang, Sinden dan pemain gamelan pun disebutnya menjadi korban keracunan massal. (TribunSolo.com/Andreas Chris)

Pada Minggu pagi, ia sebenarnya belum merasakan gejala apapun meski sebagian tetangga termasuk kerabatnya mulai mengeluh mual dan muntah-muntah.

"Paginya saya sempat makan soto dan sempat jadi MC pernikahan. Tapi waktu baru pegang mic itu sempat lihat kakak saya (juga nonton wayang) mual dan muntah," tutur dia.

Namun gejala serupa tiba-tiba dialami oleh Suratno pada Minggu siang. Bahkan Suratno mengaku sampai lemas dan sekujur tulangnya ngilu.

"Setelah acara itu, saya pulang dan gantian mulai merasakan gejala yang sama. Pusing, mual, dipakai makan nggak enak rasanya. Tulang itu ngilu semua rasanya," kata dia.

Ia pun sempat berinisiatif untuk mengobatinya sendiri dengan berobat ke dokter dekat rumah. 

Baca juga: Korban Meninggal Keracunan Massal di Klaten Sempat Mual dan Muntah Seharian Pasca Santap Nasi Kotak

Ketika pos kesehatan didirikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, ia mencoba kembali memeriksakan kondisinya.

"Itu hari Minggu, terus saya ke dokter dan sempat agak enakan. Siangnya sudah beraktivitas, dan ternyata waktu Minggu siang itu kok lihat banyak ambulans," lanjutnya.

Di momen tersebut bahkan, Suratno juga mendapat kabar tak hanya warga desa yang menjadi korban keracunan. Performer seperti Dalang, Sinden dan pemain gamelan pun disebutnya menjadi korban keracunan massal.

"Banyak kok korbannya, dalang pemain gamelan sampai sinden juga jadi korban," kata dia.

Hingga pada Minggu sore, kondisi kesehatan Suratno kembali drop dan sampai buang air besar (BAB) berkali-kali.

Baca juga: Sampel Makanan-Minuman Diduga Penyebab Keracunan Massal di Klaten Diperiksa, Kapan Keluar Hasilnya?

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved