Berita Persis Solo

Persis Solo Menang Tipis dari PSIM saat Uji Coba, Peter de Roo Beberkan Banyak Catatan Taktikal

Meski menang, pelatih Persis, Peter de Roo, menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi dari permainan anak asuhnya.

Tayang:
TribunSolo.com / Fristin Intan
UJI COBA - Pertandingan Persis Solo vs PSIM Jogja di Stadion Manahan, Selasa (12/10/2021). Dalam uji coba terbaru, Persis Solo berhasil menang tipis atas PSIM 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul. 

TRIBUNSOLO.COM - Persis Solo berhasil mengamankan kemenangan tipis atas PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (19/7/2025) sore WIB.

Gol semata wayang dari Zanadin Fariz menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.

Meski menang, pelatih Persis, Peter de Roo, menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi dari permainan anak asuhnya.

Uji coba ini menjadi bahan evaluasi penting menjelang bergulirnya BRI Super League 2025/2026.

Kondisi lapangan yang kurang ideal memang cukup memengaruhi performa tim.

PELATIH BARU PERSIS - Persis Solo menunjuk pelatih asal Belanda Peter de Roo ditunjuk sebagai pelatih kepala pada musim Liga 1 2025/2026, Jumat (27/6/2025). (Website Persis - 27/6/2025) (Persissolo.id)
PELATIH BARU PERSIS - Persis Solo menunjuk pelatih asal Belanda Peter de Roo ditunjuk sebagai pelatih kepala pada musim Liga 1 2025/2026, Jumat (27/6/2025). (Website Persis - 27/6/2025) (Persissolo.id) (Isti8mewa/ Persis Solo)

Namun, pelatih asal Belanda itu tetap memandang laga kontra PSIM, yang juga berasal dari kasta kompetisi yang sama, sebagai pengalaman berharga.

“Menurut saya, ini adalah pertandingan yang sangat bermanfaat bagi kami melawan tim dari kasta yang sama. Pada babak pertama, kami tampil sangat agresif dengan intensitas yang baik,” kata Peter de Roo, dikutip dari Bolasport.com.

“Pada babak kedua, kami melakukan banyak pergantian pemain, yang mungkin sedikit mengganggu alur permainan. Namun, hal itu harus dilakukan agar kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik,” lanjutnya.

Peter menyadari bahwa tidak semua pemain bisa langsung tampil optimal. Beberapa nama baru masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya bermain Laskar Sambernyawa.

"Menurut saya, latihan ini untuk memantapkan gaya bermain kami. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, bagi sebagian besar pemain, mereka masih sangat baru bergabung ke dalam tim," ujar dia.

Dari sisi taktik, de Roo menyoroti aspek pressing atau tekanan terhadap lawan yang masih harus diperbaiki.

Baca juga: Cerita Jordy Tutuarima Perpanjang Kontrak di Persis Solo, Padahal Selangkah Lagi Gabung Klub Belanda

Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menutup ruang dan mencegah lawan dengan mudah mengubah arah serangan.

"Terkadang pressing di area lebar sedikit terlambat. Kadang kami membiarkan lawan terlalu mudah untuk mengubah arah permainan. Namun, ini berawal dari kemauan para pemain untuk berkorban dan bermain agresif, lalu menjadi lebih kompak. Saya pikir kami sudah melakukan hal tersebut," ujarnya.

Salah satu hal yang membuat Peter cukup puas adalah respons cepat para pemain saat kehilangan bola. 

Ia menilai para pemain menunjukkan inisiatif tinggi untuk merebut kembali penguasaan bola dari lawan.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved