Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Tabrak Lari di Kebakkramat

Terungkap! Mobil yang Tabrak Lari 2 Motor di Karanganyar Berujung 1 Orang Tewas: Isuzu Panther Hitam

Informasi terbaru, jenis mobil yang terlibat dalam tabrak lari hingga menewaskan 1 orang tersebut sudah terungkap. Yakni Isuzu Panther berwarna hitam.

TribunSolo.com
TABRAK LARI - Ilustrasi tabrak lari yang menewaskan pengendara motor. Sebuah mobil melakukan tabrak lari dan melibatkan dua motor lainnya di Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Satu orang tewas dalam insiden itu, dan mobil yang diduga melindas korban kabur pasca kejadian. 

"Kami berharap pihak kepolisian dengan adanya informasi itu itu informasi itu sudah disampaikan dan dilaporkan oleh keluarga korban ke Polres, nah, harusnya kan ada penyitaan rekaman CCTV-CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, namun saat ini kami tidak tahu progres kasus ini sudah sejauh apa," pungkasnya.

Pulang Kerja Terakhir Bagas

Senin sore itu, langit di Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, tampak biasa saja. 

Namun bagi Radjimin (52), hari itu berubah menjadi salah satu hari paling kelam dalam hidupnya.

Putra bungsu kesayangannya, Bagas Dwi Adianto (20), tak pernah kembali ke rumah setelah pulang bekerja. 

Ia menjadi korban kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil di Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat.

PUTRANYA TIADA - Radjimin (52), warga Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, memperlihatkan foto Bagas Dwi Adianto (19), putra bungsunya yang telah tiada, Senin (21/7/2025) malam. Bagas menjadi korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan yakni dua motor dan satu mobil di Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Mobil yang diduga melindas Bagas kabur pasca kejadian dan masih buron.
PUTRANYA TIADA - Radjimin (52), warga Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, memperlihatkan foto Bagas Dwi Adianto (19), putra bungsunya yang telah tiada, Senin (21/7/2025) malam. Bagas menjadi korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan yakni dua motor dan satu mobil di Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar. Mobil yang diduga melindas Bagas kabur pasca kejadian dan masih buron. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Bagas, yang baru enam bulan bekerja di sebuah pabrik cat, tengah dalam perjalanan pulang ketika takdir buruk merenggut nyawanya.

"Anak saya habis pulang dari pekerjaan, kemudian saya tiba-tiba dikabari putra saya meninggal dunia," ujar Radjimin saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (22/7/2025).

Baca juga: Tabrak Lari di Kebakkramat Karanganyar, Duka Radjimin Kehilangan Bagas yang Tak Pernah Neko-neko

Saat kabar duka itu datang, Radjimin belum tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Ia hanya mendengar desas-desus dari tetangga dan keluarga bahwa Bagas menjadi korban kecelakaan.

Rasa terkejut berubah menjadi duka mendalam saat jenazah Bagas tiba di rumah duka, tanpa sempat ia bersiap atau mengucapkan selamat tinggal.

"Saat itu yang ngurus dan yang tahu kronologis kejadian pertama adik saya. Saya hanya dengan sruweng-sruweng (dengar-dengar) anak saya jadi korban kecelakaan setelah jenazah di rumah duka," katanya pelan.

Bagas dikenal sebagai pemuda pendiam dan tidak neko-neko.

Baca juga: Kronologi Tabrak Lari di Karanganyar, Mobil Kabur Setelah Diduga Melindas Kepala Korban

Ia baru saja lulus sekolah tahun lalu dan sempat memendam cita-cita besar—merantau ke Jepang untuk bekerja.

Namun, impian itu ia tunda, bahkan urung diwujudkan, karena merasa nilai akademiknya belum cukup baik.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved