Aksi Damkar Sragen

Paniknya Emak-emak di Sragen, Hendak Jemput Anak Ada Ular di Motor, Langsung Panggil Damkar

Ketika hendak menjemput anak sekolah, terdapat seekor ular yang berada di sepeda motor miliknya, Jumat (8/8/2025) pagi.

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
Damkar Sragen
ULAR DI MOTOR - Evakuasi ular jali yang berada di sepeda motor milik warga Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jumat (8/8/2025) pagi. Keberadaan ular tersebut diketahui ketika emak-emak tersebut hendak membuka jok sepeda motor. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Paniknya seorang emak-emak warga Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen.

Pasalnya, ketika hendak menjemput anak sekolah, terdapat seekor ular yang berada di sepeda motor miliknya, Jumat (8/8/2025) pagi.

Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto mengatakan keberadaan ular tersebut diketahui ketika emak-emak tersebut hendak membuka jok sepeda motor.

"Ibu Rina hendak menjemput anaknya menggunakan sepeda motor, dan ketika membuka jok motor, dikejutkan oleh seekor ular," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (8/8/2025).

Keberadaan ular tersebut diketahui ketika emak-emak tersebut hendak membuka jok sepeda motor.
ULAR DI MOTOR - Evakuasi ular jali yang berada di sepeda motor milik warga Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jumat (8/8/2025) pagi. Keberadaan ular tersebut diketahui ketika emak-emak tersebut hendak membuka jok sepeda motor.

Lanjutnya, melihat keberadaan ular tersebut, Rina sontak berteriak.

Teriakan Rina kemudian mengundang perhatian warga.

"Salah satu warga mencoba menangkap ular tersebut namun tidak berhasil," jelasnya.

"Kemudian, Ibu Rina menghubungi Petugas Damkar Sragen untuk meminta bantuan evakuasi ular tersebut," tambahnya.

Baca juga: Warga Sragen Panik! Ular Kobra Sepanjang Satu Meter Muncul di Dapur Rumah 

Proses evakuasi ular tersebut tak membutuhkan waktu lama, dan ular bisa segera dievakuasi dengan alat penjepit.

"Ular yang dievakuasi jenis ular jali, panjangnya kurang lebih 60 cm," pungkasnya.

Ular tersebut kemudian dibawa terlebih dahulu ke Mako Damkar Sragen

Ular Jali: Si Pengendali Tikus

Ular jali, atau dalam bahasa ilmiah Ptyas korros, merupakan salah satu jenis ular tidak berbisa yang umum dijumpai di Indonesia.

Masyarakat di berbagai daerah memiliki sebutan berbeda untuk hewan ini, seperti ular tikus, ular sawah, atau ular tambang. 

Kehadirannya sering membuat warga terkejut, padahal ular ini justru memiliki manfaat besar bagi lingkungan.

Ciri-Ciri Ular Jali

Ular jali memiliki tubuh ramping dengan panjang yang bisa mencapai dua meter atau lebih.

Warna punggungnya bervariasi antara cokelat keabu-abuan hingga kehijauan, sedangkan bagian perut berwarna lebih pucat. 

Kepala ular ini memanjang dan terlihat proporsional dengan tubuhnya.

Berbeda dengan beberapa ular berbahaya, ular jali tidak memiliki bisa dan tidak mengancam keselamatan manusia. Hewan ini termasuk diurnal, artinya aktif berburu pada siang hari.

Ular jali kerap ditemukan di area persawahan, kebun, hingga pekarangan rumah. Makanannya beragam, mulai dari tikus, katak, burung kecil, hingga cicak.

Kelincahan dan kecepatan geraknya membuatnya efektif sebagai pemburu alami hama, khususnya tikus yang kerap merugikan petani.

Meski sering menimbulkan rasa takut, ular jali justru berperan penting sebagai pengendali populasi tikus.

Kehadirannya membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi ketergantungan pada racun tikus yang dapat mencemari lingkungan.

Para ahli herpetologi mengingatkan agar masyarakat tidak membunuh ular jali jika bertemu di sekitar rumah atau sawah.

Selama tidak diganggu, ular ini cenderung menghindari kontak dengan manusia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved