Kuliner Solo
Sejarah Songgo Buwono, Kudapan yang Kerap Disajikan Acara Pernikahan di Solo dan Sekitarnya
Songgo Buwono meurpakan salah satu santapan yang telah ada sejak akhir era bertakhtanya Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Jika kamu pernah menghadiri acara pernikahan di Solo Raya, terkadang ada satu kudapan yang disajikan bentuknya seperti sous/sus berisi krim dan telur.
Kudapan itu bernama "Songgo Buwono", kuliner yang berasal dari Yogyakarta.
Konon, kudapan ini dulu khusus diperuntukkan para kaum ningrat di Yogyakarta.
Songgo Buwono meurpakan salah satu santapan yang telah ada sejak akhir era bertakhtanya Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
Sri Sultan Hamengku Buwono VII memerintah Kesultanan Yogyakarta pada tahun 1877 hingga 1921.
Baca juga: Sejarah Rasamadu Heritage Dulunya Pabrik Gula Disulap Jadi Destinasi Wisata di Sukoharjo
Tetapi, kuliner tersebut mulai banyak disajikan khususnya di era pemerintahan Sri Sultan HB VIII.
Asal usul makanan Sangga Buwono ini pun diungkapkan Direktur Utama Bale Raos, Sumartoyo, seperti yang diberitakan Tribun Jogja.
"Pada era Sultan HB VIII ini banyak tamu-tamu dan berbagai acara yang ada di Keraton Yogyakarta. Sultan HB VIII dalam menjamu tamu-tamunya merajakke. Jadi dijamu dengan makanan-makanan yang tidak mesti harus mewah, steak dan sebagainya, tapi juga bisa diterima di lidah, baik itu orang Belanda maupun orang kita,"
"Nah, Sangga Buwono ini ada perpaduan antara masakan atau kuliner Eropa. Kalau dilihat, bahan-bahannya, memang sebetulnya lebih banyak pengaruh dari makanan Eropa,” jelas Toyo.
Sebagai wujud akulturasi budaya di bidang kuliner, Sangga Buwono terdiri dari tiga susunan bahan utama yaitu sous, ragout, dan saus mustard Jawa.
Sous dikenal sebagai roti di masyarakat Eropa berbahan dasar tepung terigu yang diolah bersama mentega, telur, dan bahan lainnya.
Baca juga: Musim Kondangan, Mengenal Piring Terbang di Solo Jateng yang Dianggap Hormati Tamu, Berapa Biayanya?
Bukan diisi dengan fla vanila seperti sous pada umumnya, sous pada Sangga Buwono diisi dengan ragout yang terbuat dari potongan-potongan aneka sayuran (kentang, wortel, bawang bombay, bawang putih) dan daging ayam yang dibumbui.
"Sangga Buwono ini ada perpaduan antara masakan Eropa dengan acar sebagai garnishnya. Acar sendiri banyak dikenal di masyarakat oriental maupun kita di Jawa. Kemudian penyajiannya, Sangga Buwono ada sous yang diisi ragout, kemudian ada dressingnya,"
"Kalau biasa orang Eropa, dressingnya itu mayones, mustard, dan lain sebagainya. Kemudian ada pula perpaduan mustard dengan kuning telur,” terang Toyo.
(*)
5 Rekomendasi Bakso dan Mie Ayam Enak di Wonogiri, Bisa Jadi Pilihan untuk Buka Puasa |
![]() |
---|
5 Rekomendasi Nasi Goreng Enak dan Legendaris di Solo Raya, Bisa Jadi Pilihan untuk Buka Puasa |
![]() |
---|
5 Rekomendasi Tempat Makan Tongseng Enak di Solo Jateng, Jokowi Biasanya Beli di Warung Ini |
![]() |
---|
5 Rekomendasi Es Legendaris di Solo yang Cocok untuk Pilihan Buka Puasa, Gempol Pleret hingga Dawet |
![]() |
---|
5 Rekomendasi Tempat Bukber Enak di Solo Jateng, Cocok untuk Bersama Keluarga hingga Rekan Kerja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.