STIKes Mitra Husada Karanganyar Gelar Upacara Wisuda 270-an Mahasiswa, Sekaligus Sumpah Profesi
Sebanyak 270-an mahasiswa berhasil diwisuda dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Karanganyar (MHK) pada Kamis (16/10/2025).
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 270-an mahasiswa berhasil diwisuda dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Karanganyar (MHK) pada Kamis (16/10/2025).
Acara wisuda tersebut digelar di Ballroom Hotel Sunan Kota Solo dan diikuti orang tua hingga keluarga wisudawan.
Upacara wisuda kali ini merupakan gelombang kedua yang digelar oleh STIKes MHK pada tahun ini.
Terdapat 270-an wisudawan yang lulus dari berbagai jurusan seperti D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, D4 Manajemen Informasi Kesehatan, S1 Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners dan D3 Kebidanan.
Dalam kesempatan yang sama, STIKes MHK pun tak lupa memberi apresiasi dan penghargaan bagi wisudawan dan wisudawati yang berprestasi selama mengenyam pendidikan di sana.
Ketua STIKES Mitra Husada, Rohmadi, S.Kom, M.Kom dalam sambutannya tak lupa mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyandang gelar diploma dan sarjana.
"Alhamdulillah rasanya bangga kita bisa berkumpul di acara wisuda hari ini. Rasa syukur dan bahagia kita hari ini jangan lupa kita senantiasa limpahkan syukur Alhamdulillah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita menyaksikan bahwa hari ini adalah hasil kerja keras, doa dan ketulusan dari perjuangan panjang wisudawan dan wisudawati. Tentu di balik semua ini ada doa orang tua yang senantiasa membersamai kita," terang Rohmadi.
"Saya atas nama pimpinan, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah resmi mendapatkan gelar akademik. Saya juga mengucapkan selamat dan terima kasih sebesar-besarnya kepada orang tua, wali dan keluarga yang telah mendampingi perjalanan putra-putri hingga tiba pada hari ini," lanjutnya.
Rohmadi tak lupa menasehati agar para wisudawan dan wisudawati untuk bisa bersaing ketika menginjakkan kaki ke dunia kerja.
"Saya menyampaikan berkali-kali pada saat wisuda seperti ini bahwa wisuda menjadi titik awal, titik baru bagaimana kalian mengimplementasikan keilmuan yang sudah didapatkan. Kita tahu saat ini kita sudah masuk dalam dunia yang sangat cepat perubahannya. Akhirnya kita dituntut untuk cerdas secara akademis dan akal sehingga kita perlu mempersiapkan mental yang tanggung dan akademik serta moral kita," imbuh dia.
Ia pun berharap agar para wisudawan bisa menjadi pemimpin di masa depan.
"Meski sudah wisuda, tetap tingkatkan terus belajarnya karena seorang pembelajar harus terus belajar sepanjang hayat," harap Rohmadi.
Di sisi lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd juga berharap agar wisudawan dan wisudawati siap dan mampu bersaing ketika terjun ke dunia kerja.
Menurut Aisyah, peluang kerja bagi lulusan sekolah pendidikan kesehatan sangat terbuka lebar baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
"Kalau bapak Kepala STIKes tadi berpesan untuk bisa memiliki sifat kepemimpinan, saya juga menambahkan 2 hal lagi yakni kompetensi dan bisa menciptakan baik lapangan kerja dan lain-lainnya," kata dia.
"Tentu adik-adik maupun bapak ibu dosen sudah mengetahui bahwa sekarang ini tren di bidang kesehatan adalah terapi komplementer. Oleh karena itu kita harus selalu mengupdate apa yang kita pelajari dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja," pungkas Aisyah.
Tak lupa Aisyah pun berharap agar para wisudawan dan wisudawati bisa berkompetisi dengan baik di dunia kerja nantinya.
(*/adv)
| 5 Rekomendasi Resto Keluarga di Karanganyar Jateng dengan Nuansa Alami, Cocok untuk Quality Time |
|
|---|
| 7 Rekomendasi Wisata di Dekat Kemuning Karanganyar : dari Destinasi Alam hingga Sejarah Ada di Sini |
|
|---|
| Rekomendasi Wisata di Karanganyar : Kemuning Sky Hills Tawarkan Spot Menantang dan Instagramable |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kabupaten Karanganyar Jumat 17 April 2026 : Berawan hingga Potensi Hujan Ringan |
|
|---|
| Tak Tertolong, Korban Kecelakaan Ring Road Jaten Karanganyar Sempat Dirawat Lalu Meninggal di RS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Mahasiswa-diwisuda-STIKES-MHK.jpg)