Univet Bantara Sukoharjo Kembali Gelar Program Resona Saintek 2025, Adakan Seminar dan Showcase

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, pukul 09.00–14.30 WIB di Gedung H Lantai 3 Univet Bantara Sukoharjo.

Tayang:
Dok. Istimewa/Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo
Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo kembali menyelenggarakan program Resona Saintek 2025, sebuah kegiatan diseminasi sains dan teknologi yang berfokus pada publikasi hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat. Pada tahun ini, program tersebut memasuki tahap Seminar dan Showcase Resona Saintek dengan mengusung tema “Peran Sains dan Teknologi Kampus dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Pangan Fungsional.” 

TRIBUNSOLO.COM - Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo kembali menyelenggarakan program Resona Saintek 2025, sebuah kegiatan diseminasi sains dan teknologi yang berfokus pada publikasi hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat.

Pada tahun ini, program tersebut memasuki tahap Seminar dan Showcase Resona Saintek dengan mengusung tema “Peran Sains dan Teknologi Kampus dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Pangan Fungsional.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025, pukul 09.00–14.30 WIB di Gedung H Lantai 3 Univet Bantara Sukoharjo.

Acara ini diselenggarakan oleh Program Resona Saintek yang diketuai oleh Made Wedaswari, serta mendapat dukungan penuh dari Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek melalui Program Kampanye Tematik Sains dan Teknologi.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat jembatan antara hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperluas dampak inovasi pangan fungsional dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Univet Bantara Wisuda 417 Mahasiswa, Rektor Ajak Lulusan Jadi Pribadi Tangguh dan Berintegritas

Penyelenggaraan seminar ini memiliki tujuan utama untuk mempublikasikan hasil diseminasi riset pangan fungsional, meningkatkan literasi masyarakat terhadap pangan bernilai kesehatan tinggi, serta mendorong hilirisasi inovasi dari kampus ke masyarakat dan industri.

Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat kontribusinya dalam menyediakan solusi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan ketahanan pangan, sekaligus mempromosikan pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.

Rangkaian seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum. dari Univet Bantara, Dr. Ir. Sri Hartati, M.P. dari Fakultas Pertanian, serta Ir. Endang Tien Maryuni dari Pemerintah Daerah Sukoharjo.

Para narasumber akan membahas peran perguruan tinggi, arah kebijakan pemerintah, hingga implementasi program ketahanan pangan daerah yang berbasis UMKM dan komunitas.

Selain seminar, kegiatan ini juga menampilkan showcase produk pangan fungsional yang melibatkan peneliti, mahasiswa, dan pelaku UMKM.

Showcase ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung berbagai bentuk inovasi pangan berbasis komponen bioaktif yang mampu meningkatkan kesehatan dan mendukung diversifikasi pangan nasional.

Baca juga: Meriah! Ratusan Mahasiswa Tumplek Blek Joget Bareng di Puncak Dies Natalis ke-57 Univet Bantara

Peserta yang hadir terdiri dari dosen, mahasiswa, peneliti, OPD terkait, UMKM pangan, bumdes, hingga masyarakat umum.

Melalui Seminar dan Showcase Resona Saintek 2025, Univet Bantara berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor antara kampus, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha.

Inovasi pangan fungsional diharapkan dapat semakin dikenal, diterapkan, dan dikembangkan sehingga berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional dan kemandirian bangsa.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved