Info PLN

Utamakan Keselamatan Kerja, PLN UIK Tanjung Jati B Gelar Sosialisasi K3 Berkendara dan Basic Safety

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan disiplin keselamatan kerja di seluruh lini operasional.

TribunSolo.com/Dok PLN
Suasana Self Assessment Penyelenggaraan Pelabuhan Sehat yang dilaksanakan pada 3 hingga 15 April 2026 di Ruang Kartini, PLN UIK Tanjung Jati B, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. 

TRIBUNSOLO.COM, JEPARA - PLN UIK Tanjung Jati B terus memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja dengan menggelar kegiatan Sosialisasi K3 Berkendara dan Basic Safety yang dilaksanakan pada Rabu, 1 April hingga Kamis, 2 April 2026 di Ruang Kartini, kompleks PLTU Tanjung Jati B, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 132 peserta yang terdiri dari tenaga alih daya di lingkungan TJB Raya, meliputi tenaga operasional seperti office boy (OB), helper, dan driver.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh insan kerja memahami dan menerapkan prinsip keselamatan secara menyeluruh dalam setiap aktivitas kerja.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai regulasi dan kebijakan, antara lain Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan K3 Nasional, Surat Edaran PT PLN (Persero) terkait pelaksanaan Bulan K3 Nasional di lingkungan PLN Group, serta pemenuhan kewajiban penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di seluruh entitas TJB Raya.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Kebijakan WFH untuk ASN dan BUMN, PLN Jateng Jamin Pasokan Kelistrikan Aman

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait aspek basic safety dan safety driving, mulai dari pemahaman penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur tanggap darurat, hingga prinsip berkendara aman di area pembangkit maupun di jalan raya. Materi juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu K3, pengendalian risiko, serta penerapan defensive driving guna meminimalisir potensi kecelakaan kerja. 

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman dasar mengenai konsep bahaya (hazard), risiko (risk), hingga pencegahan kecelakaan kerja sebagai bagian dari implementasi budaya K3 yang berkelanjutan di lingkungan kerja. 

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran dan disiplin keselamatan kerja di seluruh lini operasional.

“Keselamatan kerja adalah prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja, termasuk tenaga alih daya, memiliki pemahaman yang sama terkait pentingnya K3, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Andi.

Melalui kegiatan ini, PLN UIK Tanjung Jati B menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya keselamatan yang kuat, sejalan dengan upaya menjaga keandalan operasional pembangkit dan memastikan setiap pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

Peningkatan kompetensi dan kesadaran K3 ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan kerja sekaligus mendukung keberlangsungan operasional pembangkit yang andal bagi sistem kelistrikan nasional.

Baca juga: PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025, Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership

(*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved