Peringati Hari Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup, PLN Tanam 2.000 Bibit di Pantai Tirang Semarang
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, beserta jajaran.
Penulis: Advertorial Tribun Solo | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni 2026.
Di Pantai Tirang, Kota Semarang, berbagai elemen masyarakat bersinergi dalam aksi nyata pelestarian lingkungan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, beserta jajaran.
Baca juga: Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Surakarta Beri Layanan Penyalaan Tambah Daya Satu Hari Nyala
Tak ketinggalan, hadir pula unsur TNI/Polri, BUMN, BUMD, dunia usaha, perguruan tinggi, pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, kelompok masyarakat, media massa, serta seluruh mitra pembangunan yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Dengan menerjunkan sejumlah pegawai dan insan PLN yang dipimpin langsung oleh Senior Manager Komunikasi dan Umum, Moh. Sarno, PLN menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kelestarian lingkungan dengan turut menanam mangrove dan membersihkan sampah di sekitar lokasi acara.
Program yang dicanangkan pemerintah dengan tajuk "Mageri Segoro" ini menjadi wadah kolaborasi multipihak.
Baca juga: PLN Peduli Hadirkan Laboratorium Konversi Motor Listrik di SMK Bhakti Kudus
Merespon program tersebut, PLN berkontribusi dengan memberikan bantuan sebanyak 2.000 bibit tanaman yang ditanam di sepanjang kawasan Pantai Tirang.
I'ing, salah satu penggiat lingkungan dari Komunitas Mangrove Semarang yang turut berkontribusi pada acara hari itu, menyampaikan kebahagiaannya atas pelaksanaan kegiatan rutin ini.
"Kami bersama seluruh pihak menanam mangrove, bersih-bersih sampah, dan menjaga lingkungan di sini, sampahnya itu luar biasa, hal yang kita lakukan ini tidak bisa memutar balik waktu, namun setidaknya dapat mengurangi dampak buruknya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, termasuk PT PLN (Persero)," jelas I'ing.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, yang ditemui di kesempatan berbeda, menyampaikan bahwa keterlibatan PLN sebagai BUMN, instansi lain, dan seluruh elemen masyarakat menjadi hal yang krusial dalam penyelamatan lingkungan.
Baca juga: Rayakan Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Surakarta Bagikan 817 Paket Daging Qurban
"Program baik seperti ini harus dilaksanakan secara terus-menerus. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh elemen sangatlah penting, insan PLN senantiasa siap berkontribusi untuk lingkungan apalagi mangrove berfungsi sebagai benteng alami penahan abrasi (pengikisan pantai)," jelas Bramantyo tegas.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Heru Djatmika, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam peringatan tahun ini.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di Pantai Tirang Kota Semarang diikuti kurang lebih 500 peserta. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini," ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.
Kolaborasi antara pemerintah, BUMN seperti PLN, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan krisis iklim dan kerusakan lingkungan. (*)
| Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Surakarta Beri Layanan Penyalaan Tambah Daya Satu Hari Nyala |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 Untuk Genjot Perbaikan Jalan |
|
|---|
| PLN Peduli Hadirkan Laboratorium Konversi Motor Listrik di SMK Bhakti Kudus |
|
|---|
| Boyolali-Wonogiri Dikepung Kawanan Kera Liar, Gubernur Jateng Siapkan Kuota Tangkap Kera |
|
|---|
| Solo Raya Darurat Kera Liar, Ribuan Hektare Lahan di Wonogiri Tak Bisa Dimanfaatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gubernur-Jateng-Ahmad-Lutfi-bersama-insan-PLN.jpg)