Viral
Heboh Finalis MasterChef Diduga Bunuh ART, Kini Pelaku Terancam Hukuman Mati
Etiqah ternyata tak sendiri dalam melancarkan aksinya, ia bersama suaminya yang bernama Mohammad Ambree Yunos (40).
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Kasus seorang finalis MasterChef Malaysia, Etiqah Siti Noorashikeen Mohd (33) didakwa melakukan pembunuhan terhadap pembantunya, tengah menjadi sorotan.
Etiqah ternyata tak sendiri dalam melancarkan aksinya, ia bersama suaminya yang bernama Mohammad Ambree Yunos (40).
Baca juga: Kisah Deni Tenggelam di Pangandaran Jelang Magrib, saat Pamit Cium Kaki Ibu Seolah Jadi Firasat
Keduanya kini didakwa oleh pengadilan magistrat Kota Kinabalu, Malaysia.
Korbannya adalah asisten rumah tangga (ART) yang berasal dari Sulawesi Selatan (Sulses) bernama Nur Afiyah Daeng Damin.
Akibat perbuatannya, Etiqah dan suaminya dituntut Pasal 302 KUHP Malaysia yang mengatur hukuman mati jika terbukti bersalah.
Dikutip dari pemberitaan thestar.com.my pada Rabu (29/12/2021), mereka dituduh membunuh Nur Afiyah antara tanggal 10 dan 13 Desember 2021.
Peristiwa ini terjadi di sebuah apartemen di Amber Tower, Lido Avenue, Penampang, Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.
Tidak ada pembelaan yang diajukan keduanya ketika dakwaan tersebut dibacakan di hadapan hakim Jessica Ombou Kakayun pada Rabu (28/12/2021).
Baca juga: Viral Tukang Tato Keroyok Orang Tua Pelanggan Gegara Kurang Bayar Jasa, Dipukul Pakai Helm
Dikutip dari sabahnews.com.my, pasangan suami istri itu sempat membuat laporan ke pihak kepolisian.
Pada 13 Desember 2021, keduanya melaporkan telah menemukan pembantu mereka di lantai apartemen saat kembali dari liburan di Kundasang.
Namun sehari kemudian, Etiqa dan Yunos diringkus oleh pihak kepolisian.
Kepala Polisi Penampang, DSP Mohd Haris Ibrahim mengatakan, ditemukan sejumlah luka di sekujur jenazah Nur Afiyah, termasuk luka bakar.
Jasad Nur Afiyah pun sempat diautopsi di Rumah Sakit Queen Elizabeth (HQE1).
Masih dari sumber yang sama, kedua pelaku sempat sempat dibebaskan dengan jaminan pada 21 Desember 2021.
Namun, pengadilan meminta agar keduanya ditahan hingga 10 Februari 2022.
Setidaknya sampai persidangan tuntas dan menjalani putusan hakim.
Di dalam persidangan, pasangan yang memiliki tiga anak di bawah usia tiga tahun itu, termasuk sepasang anak kembar, diwakili secara terpisah.
Etiqah diwakili oleh Datuk Seri Rakhbir Singh, sedangkan Ambree yang merupakan seorang kontraktor diwakili oleh penasihat Ram Singh dan Kimberly Ye.
Pengacara Etiqah, Rakhbir, sebelumnya sempat mengajukan jaminan untuk kliennya karena Etiqa adalah wanita yang 'sakit' dan 'lemah.'
Rakhbir berpendapat, kliennya masih harus merawat ketiga anaknya yang masih kecil dan menyusui.
Anaknya yang pertama masih berusia tiga tahun, sedangkan dua adiknya masih berusia dua tahun.
"Etiqah sedang dalam pengobatan untuk serangan kecemasan dan penyakit terkait lainnya," tambahnya.
Namun, permohonan itu ditolak oleh pengadilan.
Sosok Etiqah Siti Noorashikeen Mohd
Untuk diketahui, Etiqah Siti Noorashikeen Mohd merupakan finalis ajang kompetisi memasak, MasterChef Malaysia pada 2012.
Dikutip dari wikipedia.org, Etiqa yang berasal dari Sabah dan berprofesi sebagai Sarjana Universitas.
Saat mengikuti ajang tersebut, Etiqa masih berusia 24 tahun.
Di ajang MasterChef Malaysia, Etiqa berhasil lolos ke 10 besar dan tereliminasi di Episode Akhir.
Kini, sembilan tahun berlalu, Etiqa yang kini berprofesi sebagai jurutera (insinyur) tahun didakwa melakukan pembunuhan bersama suaminya.
Korbannya adalah seorang pekerja domestik yang berusia 28 tahun asal Sulsel, Nur Afiyah Daeng Damin.
(Tribunnews.com/Sri Juliati, Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/iustrasi-pembunuhan_20160414_104417.jpg)