Pindah Sejak 2011, Terduga Pelaku Bom Samarinda Ternyata Berasal dari Demak
Kasi Mutasi Kependudukan Kabupaten Demak Edi Suriyono menjelaskan, Ari Dwi sudah berpindah ke Samarinda setelah ia menikah pada 2011.
TRIBUNSOLO.COM, DEMAK - Ari Dwi Rustanto pemilik sepeda motor yang diduga digunakan pelaku bom Samarinda ternyata sudah pindah domisili dari Demak ke Samarinda sejak 2011.
Kabar tersebut didapat dari data perpindahan penduduk Dispendukcapil Kabupaten Demak.
Baca: Motor yang Diduga Dikendarai Pelaku Bom di Samarinda Berpelat Nomor Wilayah Demak, Jawa Tengah
Kasi Mutasi Kependudukan Kabupaten Demak Edi Suriyono menjelaskan, Ari Dwi sudah berpindah ke Samarinda setelah ia menikah pada 2011.
"Jadi saat itu yang bersangkutan memisahkan diri dari kartu keluarga karena menikah dan pindah domisili ke Samarinda," jelas Edi Suriyono, Senin (14/11).
Oleh karena itu, sejak saat itu ia sudah bukan warga Kabupaten Demak lagi.
Warga Desa Bintoro, Demak, Sutini (43) yang mengaku pernah kenal dengan Ari Dwi menjelaskan, setelah menikah lelaki pemilik sepeda motor Honda Kharisma tersebut banyak berubah.
"Tampilannya berubah, mulai berjenggot, pakai celana cingkrang, saya pernah lihat istrinya juga bercadar," terang Sutini, Senin (14/11).
Ari tidak begitu dikenal warga Desa Bintoro, Kabupaten Demak.
Sumardi (48) warga RT 5 RW 7 Desa Bintoro menjelaskan, Ari Dwi dan keluarganya memang sudah pindah sejak tahun 2014.
"Ini rumahnya sudah dibeli orang, dan diperbaiki jadi bagus sekarang," beber Sumardi.
Pria yang juga pegawai negeri sipil di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu memaparkan ia hanya mengenal Ari Dwi saat masih usia SMA.
"Dia setelah lulus SMA kuliah di Yogyakarta, setelah itu ndak pernah pulang setahu saya sampai keluarganya pindah saya nggak pernah tahu lagi kabarnya," jelas Sumardi.
Baca: Balita Korban Bom Samarinda Meninggal Dunia, Netizen Bagikan Momen Kesedihan yang Bikin Trenyuh
Pria yang tinggal tepat di depan rumah yang dahulu dihuni Ari Dwi tersebut mengakui yang bersangkutan memang tidak begitu dikenal.
Keluarganya juga dikenal tertutup. (TRIBUNJATENG/CETAK)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bom-di-samarinda_20161113_184531.jpg)