27 Pelari Perdamaian Dunia dari Berbagai Negara Hadiri Peace Run Solo

Menurutnya, obor perdamaian ini telah dipegang oleh banyak tokoh pemimpin dunia secara bergantian.

Penulis: Labibzamani | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Para pelari perdamaian dunia saat mengikuti lari obor perdamaian di Plaza Manahan Solo, Sabtu (14/1/2017) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Koordinator Peace Run Solo 2017, RAy Febri Hapsari Dipokusumo, mengatakan, ada 27 orang pelari perdamaian dunia dari berbagai negara yang hadir di Solo, Sabtu (14/1/2017).

Kehadiran mereka ke Solo adalah untuk menyebarkan dan membawa pesan perdamaian bertajuk "Peace Run" Solo.

Pesan perdamaian itu mereka aplikasikan melalui lari sambil membawa obor perdamaian.

"Mereka berlari sambil membawa pesan perdamaian," katanya.

Adapun peserta luar negeri yang mengikuti lari estafet "Peace Run" Solo adalah para pelari dari Jerman, Italia, Slovakia, Australia, Iran, Kanada, Inggris, Finlandia dan beberapa negara sahabat lain.

"Mereka berlari ke seluruh negara di dunia dengan cara estavet sambil membawa obor perdamaian," kata Febri.

Menurutnya, obor perdamaian ini telah dipegang oleh banyak tokoh pemimpin dunia secara bergantian.

"Di Indonesia pada waktu Presiden BJ Habibie," ujarnya.

Febri mengatakan, kegiatan tersebut untuk mengembalikan semangat para peserta pelari perdamaian dunia untuk kembali ke Indonesia.

"Dua tahun sekali mereka ke Indonesia, tujuannya selalu di Bali," katanya.

Setiap kali berkunjung ke Bali, kata Febri, ada sekitar 400 orang pelari perdamaian dunia.

"Maka kami berharap dari kegiatan pagi ini nantinya bisa mengajak mereka untuk datang ke Solo," ucap Febri. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved