Berita Boyolali
2 Ular Piton Jumbo Keluar usai Sarang di Pabrik Tahu Boyolali Jateng Diasapi
Pemilik dan karyawan pabrik tahu di Dukuh Menjing, RT 02, RW 01, Desa Pandeyan, Kecamatan Ngempak lega.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Pemilik dan karyawan pabrik tahu di Dukuh Menjing, RT 02, RW 01, Desa Pandeyan, Kecamatan Ngempak lega.
Dua ekor ular piton yang bersarang di area pabrik itu sudah berhasil ditangkap Damkar Boyolali.
Satu ular berukuran panjang 3,5 meter dan satunya lagi sekitar 2 meter.
Sri Wiyatno, anggota Damkar Boyolali yang turut menangkap ular tersebut mengatakan tak sulit untuk menangkap ular besar yang bersarang di area pabrik itu.
"Sarang ularnya diasapi, terus ularnya keluar dari sarangnya," katanya.
Baca juga: Aksi Spesialis Pembobol Toko Asal Solo Berakhir di Apotek Boyolali Jateng
Awalnya, hanya satu ular yang keluar dari sarangnya.
Rumah ular yang penuh dengan asap, itu memaksa ular sepanjang 2 meter keluar.
Ular itu pun langsung ditangkap.
Pihaknya kemudian kembali mengasapi sarang ular itu.
Karena memang, karyawan pabrik meyakini jika di sarang itu ada dua ekor ular.
Baca juga: Ketahuan Hamil Muda, JCH Asal Boyolali Jateng Ini Terpaksa Tunda Berangkat ke Tanah Suci
Ular yang berukuran lebih besar juga kerap menampakkan diri.
"Setelah kita asapi lagi, 15 menit kemudian ular yang besar keluar," kata Sri.
Saat ini, dua ekor ular itu diamankan di kandang di pos induk Damkar Boyolali.
Rencananya, ular akan dilepasliarkan di habitatnya yang jauh dari pemukiman penduduk.
Sehingga tidak membahayakan masyarakat.
(*)
| ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
|
|---|
| Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
|
|---|
| 3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
|
|---|
| Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
|
|---|
| Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/piton-di-boyolali-2024.jpg)