Otomotif

Laki Code Jadi Ajang Modifikasi Bergengsi di Jateng, Peserta Rogoh Puluhan Juta

Event modifikasi sepeda motor bertajuk Laki Code diselenggarakan oleh Honda Jawa Tengah.

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
BERGENGSI. Event modifikasi sepeda motor bertajuk Laki Code yang diselenggarakan oleh Honda Jawa Tengah menjadi salah satu ajang bergengsi pertama di wilayah Jawa Tengah, yang di selenggarakan di De Tjolomadu, Kabupaten Karanganyar pada sabtu (18/4/2026). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Event modifikasi sepeda motor bertajuk Laki Code yang diselenggarakan oleh Honda Jawa Tengah menjadi salah satu ajang bergengsi pertama di wilayah Jawa Tengah, yang diselenggarakan di De Tjolomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini sukses menyedot perhatian puluhan modifikator dari berbagai daerah yang datang untuk unjuk kreativitas dan bersaing memperebutkan gelar juara.

Para peserta terlihat antusias memamerkan hasil modifikasi terbaik mereka, mulai dari konsep tampilan hingga detail aksesori yang unik dan menarik.

Tak sedikit dari mereka yang rela merogoh kocek puluhan juta rupiah demi menghasilkan motor modifikasi yang mampu bersaing di ajang tersebut.

Salah satu peserta asal Solo, Sulistyo Bima Raharjo, mengaku baru pertama kali terjun ke dunia kontes modifikasi.

Sebelumnya, ia lebih fokus pada sektor mesin, namun kini mencoba peruntungan di ajang modifikasi tampilan.

“Mesin masih standar bawaan pabrik. Kalau modifikasi masih terbilang baru, sebelumnya cuma main mesin. Untuk sekarang coba ikut kontes,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia mengaku dunia modifikasi menjadi semacam pelampiasan dari aktivitas sehari-hari.

Bahkan, ia tidak ragu menggelontorkan dana besar untuk memodifikasi motor Honda Stylo 160 miliknya.

“Ini pelampiasan saja, mainnya di motor modifikasi. Persiapan untuk event ini ada yang tidak saya ubah lagi. Untuk Stylo 160 warna hijau ini habis sekitar Rp40 juta,” ungkapnya.

Bima menambahkan dirinya berencana terus melakukan perubahan pada motornya di setiap event agar tidak terlihat monoton.

“Ke depan mungkin ada yang diubah lagi biar tidak bosan. Jadi tiap event pasti ada perubahan, ada kontes pasti beda,” tambahnya.

Antusiasme Luar Biasa

Sementara itu, peserta lain asal Wonogiri, Yoga Dehan, menilai antusiasme peserta dalam event Laki Code sangat luar biasa.

Bahkan, tidak hanya dari wilayah Solo Raya, peserta dari luar Jawa Tengah seperti Tasikmalaya, Jawa Barat, juga turut ambil bagian.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved