Universitas Terbuka Menjangkau Dunia! Ramah untuk Diaspora Indonesia dan Pekerja Migran
Universitas Terbuka sejak awal berfokus memperluas akses pendidikan bagi seluruh WNI. UTjuga mengembangkan layanan melalui pembentukan UPBJJ-UT
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan pendidikan tinggi jarak jauh bagi diaspora Indonesia dan pekerja migran di berbagai negara.
Melalui pengembangan layanan Universitas Terbuka Luar Negeri (UT-LN), UT berupaya memperluas akses pendidikan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal dan bekerja di luar negeri, sejalan dengan kebutuhan global akan sistem pembelajaran yang fleksibel tanpa mengganggu pekerjaan maupun kehidupan keluarga.
Sebagai perguruan tinggi negeri dengan mandat pendidikan terbuka berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1984, UT sejak awal berfokus memperluas akses pendidikan bagi seluruh WNI.
Seiring meningkatnya jumlah mahasiswa luar negeri, UT mengembangkan layanan melalui pembentukan UPBJJ-UT Luar Negeri yang kemudian bertransformasi menjadi UT-LN pada 2023, didukung penguatan layanan registrasi, tutorial, pendampingan akademik, serta ujian jarak jauh dengan dukungan kerja sama KBRI, KJRI, KDEI, dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan melalui nota kesepahaman bersama Kementerian Luar Negeri.
Mahasiswa UT di luar negeri berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pekerja migran hingga profesional global.
Untuk menjawab kebutuhan fleksibilitas tersebut, UT menerapkan sistem pembelajaran adaptif melalui tutorial online, Learning Management System (LMS), bahan ajar digital maupun cetak, serta ujian berbasis komputer dengan pengawasan daring, sehingga mahasiswa tetap dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa meninggalkan rutinitas dan tanggung jawab pekerjaan di luar negeri.
Selain melalui UT-LN, UT Surakarta juga membuka layanan bagi mahasiswa yang berada di luar negeri.
Pelayanan akademik pada UT Surakarta dilakukan secara daring, mulai dari registrasi, tutorial online yang dapat diakses dari mana pun, hingga ujian dengan sistem semi proctoring.
Layanan ini memudahkan mahasiswa UT Surakarta yang tinggal di luar negeri agar tetap mendapatkan pendampingan akademik dan mengikuti proses pembelajaran secara optimal tanpa harus kembali ke Indonesia.
(*)
| UT Surakarta Gelar Konsolidasi dan Sarasehan Alumni, Perkuat Kolaborasi dan Dampak bagi Masyarakat |
|
|---|
| Mahasiswa UT Surakarta Ikuti Bedah Buku Antologi Cerpen, Asah Kemampuan Berpikir Kritis |
|
|---|
| Seratusan Pekerja Migran Tertahan di Iran, Pemerintah Indonesia Sebut Belum Ambil Opsi Pemulangan |
|
|---|
| Di Solo, Terungkap Seratusan Pekerja Migran Indonesia Tertahan di Iran, Ada yang Mengungsi |
|
|---|
| Sebanyak 691 Mahasiswa UT Surakarta Diwisuda, Diharapkan Jadi Lulusan yang Berkompeten & Berkarakter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/UT-Surakarta-mengedepankan-prinsip-inklusivitas.jpg)