SPMB SD 2026
Cerita Guru SDN Kwarasan 02 Sukoharjo, Kali Pertama SPMB Tak Ada Peminat
SDN Kwarasan 02 Sukoharjo tanpa pendaftar SPMB 2026 akibat persaingan sekolah sekitar.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- SDN Kwarasan 02 Sukoharjo tanpa pendaftar pada SPMB online SD 2026 gelombang pertama.
- Sekolah perbatasan Sukoharjo-Solo itu kini hanya memiliki sekitar 28 siswa aktif meski fasilitas kelas lengkap.
- Persaingan dengan sekolah di Kota Solo dan perbedaan sistem lima hari sekolah diduga menjadi penyebab minimnya pendaftar.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – SD Negeri Kwarasan 02 Sukoharjo untuk pertama kalinya mengalami kondisi tanpa pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) online tingkat sekolah dasar tahun 2026.
Kondisi ini menjadi perhatian karena sekolah tersebut sebelumnya masih selalu menerima siswa baru meski jumlahnya minim.
Sekolah yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Sukoharjo dengan Kota Surakarta itu tercatat menjadi satu dari enam SD negeri di Sukoharjo yang belum memperoleh pendaftar pada gelombang pertama SPMB online yang berlangsung pada 4–6 Mei 2026.
Baru Pertama Kali Tidak Ada Pendaftar
Guru sekaligus operator SPMB online SDN Kwarasan 02, Handoko, mengatakan situasi tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut dia, pada tahun ajaran 2025 lalu sekolah tersebut masih menerima dua siswa baru.
Bahkan biasanya ada tambahan murid setelah tahun ajaran baru dimulai.
“Tahun kemarin masih ada dua murid yang daftar. Biasanya nanti setelah ajaran baru berjalan ada tambahan lagi, baru kali ini belum ada pendaftar,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Handoko mengaku tidak menyangka sekolahnya sama sekali belum mendapatkan pendaftar pada gelombang pertama SPMB online tahun ini.
Padahal selama ini, meskipun jumlah siswa baru tidak banyak, SDN Kwarasan 02 tetap menerima murid setiap tahun ajaran baru.
Baca juga: SDN Kwarasan 02 Sukoharjo Sepi Peminat, Persaingan dengan Sekolah Negeri Solo Jadi Faktor Penyebab
Jumlah Siswa Tinggal 28 Anak
Saat ini, SDN Kwarasan 02 masih memiliki fasilitas ruang kelas lengkap mulai kelas 1 hingga kelas 6.
Namun jumlah siswa aktif secara keseluruhan hanya sekitar 28 anak.
Jumlah tersebut tersebar di seluruh tingkatan kelas sehingga rata-rata setiap kelas hanya diisi beberapa siswa saja.
Meski jumlah siswa terus menurun, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal.
“Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Kami tetap berusaha memberikan pembelajaran yang optimal,” ungkap Handoko.
SPMB SD 2026
SPMB
Seleksi Penerimaan Murid Baru
Sekolah Dasar
Sukoharjo
Disdikbud Sukoharjo
SDN Kwarasan 02
Grogol
| SDN Kwarasan 02 Sukoharjo Sepi Peminat, Persaingan dengan Sekolah Negeri Solo Jadi Faktor Penyebab |
|
|---|
| Daftar Enam SD Negeri di Sukoharjo yang Sepi Peminat, Belum Ada Pendaftar di SPMB 2026 |
|
|---|
| Sekolah Negeri Masih Sepi Pendaftar, Gelombang Dua SPMB Online SD Sukoharjo Buka hingga 10 Juni 2026 |
|
|---|
| Disdikbud Sukoharjo Sebut Minimnya Sosialisasi Jadi Penyebab 6 SD Negeri Sepi Peminat |
|
|---|
| 6 SD Negeri di Sukoharjo Sepi Peminat pada SPMB 2026, Belum Ada Pendaftar Sama Sekali! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Salah-satu-sekolah-dasar-SD-yang-belum-ada-pendaftar-di-gelombang-pertama-5.jpg)